Palangka Raya (ANTARA) - Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah meminta peserta didik tingkat sekolah menengah pertama (SMP) untuk menjadikan hasil Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2026 sebagai bahan evaluasi dalam meningkatkan kemampuan belajar, bukan sekadar ukuran keberhasilan semata.

Kepala Bidang SMP Disdik Kota Palangka Raya M Aswan di Palangka Raya, Selasa, mengatakan hasil TKA dapat membantu siswa maupun sekolah dalam melihat capaian akademik secara lebih terukur sehingga menjadi dasar penyusunan langkah pembelajaran berikutnya.

“Hasil TKA ini menjadi informasi penting untuk memahami capaian belajar siswa sekaligus mempersiapkan langkah pendidikan berikutnya. Jadi siswa diharapkan tetap tenang dan percaya diri saat menerima hasilnya,” kata Aswan.

Ia menjelaskan, berdasarkan bagan resmi Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, hasil TKA SMP 2026 dibagi dalam tiga kategori yakni baik, memadai, dan kurang dengan rentang nilai 0 hingga 100 serta pembulatan dua angka di belakang koma.

Menurut dia, hasil tersebut bukan menjadi penentu masa depan peserta didik, sebab kemampuan akademik masih dapat terus berkembang melalui proses belajar yang konsisten serta dukungan dari lingkungan sekolah dan keluarga.

Aswan juga mengimbau peserta didik agar tidak membandingkan hasil yang diperoleh dengan siswa lain secara berlebihan karena setiap anak memiliki proses dan kemampuan belajar yang berbeda.

"Yang terpenting adalah terus belajar dan berusaha memperbaiki kemampuan. Dukungan orang tua dan guru juga menjadi kunci keberhasilan peserta didik dalam meraih prestasi," bebernya.

Selain itu, dalam bagan tersebut dijelaskan predikat istimewa pada jenjang SD dan SMP dapat diraih apabila siswa memperoleh nilai minimal 95 pada masing-masing mata uji.

Disdik Kota Palangka Raya berharap hasil TKA 2026 dapat memotivasi peserta didik untuk terus meningkatkan kompetensi akademik serta membangun budaya belajar yang positif dan berkelanjutan.

Baca juga: Inovasi AR Berbasis Kearifan Ekologis Dayak mahasiswa UMPR lolos pendanaan PKM 2026

Baca juga: Angkat benang bintik, mahasiswi UMPR lolos 3 besar program Satu Hari Bersama Gubernur Kalteng

Baca juga: Pemkot Palangka Raya perkuat ekonomi daerah