Logo Header Antaranews Kalteng

PT Raihan Alya Tour Berangkatkan 700 Jemaah Umrah

Senin, 4 Maret 2013 23:07 WIB
Image Print
Wali Kota Palangka Raya HM Riban Satia (FOTO ANTARA Kalteng/Ronny NT)
Menurutnya pada 2013 saat ini, pihaknya tidak hanya melayani masyarakat Kota Palangka Raya, bahkan sebagian jemaahnya ada yang berasal dari Kota Jakarta.

Palangka Raya, 4/2 (ANTARA) - PT Raihan Alya Tour yang bergerak dalam bidang bisnis ibadah umrah serta haji bagi masyarakat Kota Palangka Raya, tahun 2013 akan memberangkatkan sebanyak 700 jemaah dari periode Maret - Juni mendatang.

"Kami dalam melaksanakan ibadah ini juga bekerja sama dengan Bank Syariah Mandiri Cabang Palangka Raya untuk membantu masyarakat meringankan pembayaran, sehingga tidak harus menunggu lama mengumpulkan tabungan namun bisa dicicil," kata Pemilik PT Raihan Alya Tour, Ustadz H. Muhammad Al Ghifari, di Palangka Raya, Senin.

Menurutnya pada 2013 saat ini, pihaknya tidak hanya melayani masyarakat Kota Palangka Raya, bahkan sebagian jemaahnya ada yang berasal dari Kota Jakarta.

Ia mengatakan, pihaknya menyediakan berbagai macam fasilitas yang diinginkan sesuai dengan anggaran yang dimiliki oleh jemaah itu sendiri.

Hal itu disampaikannya usai membuka kegiatan Manasik Umrah yang dibuka oleh Wali Kota Palangka Raya HM Riban Satia.

Riban Satia mengimbau kepada para jemaah agar dapat menjaga kesehatan mereka sejak sekarang, agar ketika melaksanakan ibadah nanti semuanya dapat berjalan dengan lancar.

"Saya berharap semua bisa menjaga kesehatan, jadi disana bisa menjalankan susunan ibadah sampai selesai tanpa ada kendala," ucapnya.

Sementara itu, Kepala Cabang Bank Syariah Mandiri Kota Palangka Raya Agus menjelaskan kerja sama yang dilakukan dengan PT Raihan Alya Tour telah dilaksanakan dua kali.

"Kami sangat berharap bisa membantu masyarakat luas dalam melaksanakan ibadah, sehingga Bank Syariah Mandiri membuka talangan pembayaran ibadah umrah atau haji yang dapat dicicil oleh warga sekitar," jelasnya.



Pewarta :
Editor: Ronny
COPYRIGHT © ANTARA 2026