
Warga Temukan Bunga Bangkai

Tanaman itu, sudah ada sejak sepuluh hari lalu di samping rumah saya,"
Kuala Pembuang (Antara Kalteng) - Warga Desa Persil Raya Kecamatan Seruyan Hilir Kabupaten Seruyan, Provinsi Kalimantan Tengah, dihebohkan dengan penemuan tanaman menyerupai bunga bangkai yang tumbuh di pekarangan rumah salah satu warga.
"Tanaman itu, sudah ada sejak sepuluh hari lalu di samping rumah saya," kata Sunar (45), sang pemilik rumah di Kuala Pembuang, Selasa.
Ia menceritakan, tanaman itu pertama kali ditemukan oleh anak perempuannya pada sore hari Senin (11/10) lalu, tanaman itu tumbuh di sela-sela tanaman lainnya, ukurannya tidak lebih besar dari genggaman tangan orang dewasa menancap di atas tanah seperti tongkol pisang.
"Ketika anak saya sedang menyiram bunga, ketika melihat ada tanaman seperti tongkol pisang yang tumbuh ia kemudian memberitahukan, tapi karena tidak tahu itu tanaman apa, lantas ia mau membuangnya," katanya.
Niat untuk mencabut tanaman itu urung dilakukan setelah ada beberapa warga yang menyarankan agar tidak membuangnya karena menurut mereka siap tahu tanaman itu mempunyai khasiat tertentu.
"Akhirnya kita biarkan, ternyata tanaman itu terus membesar, sampai akhirnya dua hari lalu, Minggu (19/10), tanaman itu tiba-tiba mekar dan mengeluarkan bau busuk hingga tercium ke dalam rumah," katanya.
Saat mengeluarkan bau tak sedap, tanaman dengan warna merah hati itu juga dikerumuni oleh lalat, hal itu berlangsung selama kurang lebih dua hari sampai akhirnya bau tak sedap hilang dengan sendirinya.
"Saya juga tidak tahu tanaman ini mau diapakan, kalau dibiarkan mungkin lama-lama akan mati," katanya.
Di lapangan, kini bunga dengan warna merah kecoklatan itu sudah terlihat layu, diperkirakan ukuran tinggi sekitar 30 centimeter dengan panjang kelopak 50 centimeter, tampilannya seperti bungai bangkai yang tumbuh tanpa batang, namun bedanya di bagian tengah tanaman ini terdapat kuncup menyerupai mahkota.
Mengutip wikipedia.org, tanaman itu dalam bahasa Jawa dikenal dengan nama Suweg, atau dalam bahasa latinnya Amorphophallus Paeoniifolius dan masih kerabat dekat dengan bunga bangkai raksasa atau Amorphophallus Titanium.
Tanaman ini merupakan tananam asli Asia Tenggara yang tumbuh di hutan-hutan kawasan Malaysia, Filipina serta India tropik bagian selatan.
(T.KR-JWM/B/S023/S023)
Pewarta : Fahrian Adriannoor
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
