Logo Header Antaranews Kalteng

Polda Serahkan Kasus Penembakan Ke Denpom

Selasa, 4 November 2014 17:11 WIB
Image Print
Kasus Penembakan (Antaranews/grafis) Istimewa
Palangka Raya (Antara) - Polda Kalimantan Tengah menyatakan kasus penembakan oknum anggota TNI terhadap anggota Polda diserahkan kepada Detasemen Polisi Militer (Denpom) setempat.

"Untuk masalah tindak lanjut maupun proses kelanjutan hukumnya kami kembalikan ke pihak Denpom semua," kata Humas Polda Kalteng AKBP Pambudi Rahayu saat dikonfirmasi di Palangka Raya, Selasa.

Dia mengungkapkan, sampai saat ini masalah penembakan yang dilakukan oleh Sersan Mayor (Serma) Arifin terhadap anggota Polda Kalteng, Briptu Sumeh masih ditangani pihak Denpom.

"Tahapan penyelidikan terhadap kasus penembakan tersebut masih dilakukan oleh pihak Denpom, sebab pelaku penembakan dilakukan oleh anggota TNI bukan anggota Polda Kalteng," tandasnya kepada wartawan.

Pambudi Rahayu juga mengaskan, insiden tersebut murni tindak kriminalitas antara dua oknum aparat dan tidak ada hubungannya dengan masalah institusi Polri dan TNI.

Komandan Denpom, Letkol CPM Sigit Himiawan Sutanto mengatakan, bahwa pelaku sudah kita jadikan tersangka. Dan untuk tahap selanjunya masih dalam penyelidikan mendalam.

"Kita sudah panggil 12 saksi untuk dimintai keterangan lebih lanjut, dan untuk pelaku penembakan atas nama Serma Arifin hingga saat masih dalam proses pemeriksaan," kata Sigit.

Dia juga menambahkan, pelaku nantinya akan kita kenakan pasal yang berkaitan dengan penganiayaan dan penyalahgunaan senjata api (Senpi) apabila terbukti dengan hasil keputusan Mahkamah Militer.

Dan pihaknya juga berkomitmen akan tetap terus mengawal dan memproses kasus kejadian tersebut hingga selesai.

Kasus penembakan tersebut, terjadi pada Minggu (2/11) dini hari, sekitar pukul 03.00 WIB di samping halaman hotel Aquarius, Palangka Raya.

Antara dua anggota TNI, Serma Arifin dan anggota Polda Kalteng, Briptu Sumeh yang sempat berkelahi akibat niat anggota TNI ingin melerai cekcok pelayan Vino Club dengan anggota Polda Kalteng.

Sehingga terjadi baku tembak yang tak terelakkan lagi oleh anggota TNI dan mengenai kaki kiri Briptu Sumeh.

Sebelumnya, Briptu Sumeh sempat menyemprotkan cairan merica ke muka Serma Arifin.




(T.KR-RON/B/R021/R021)



Pewarta :
Editor: Ronny
COPYRIGHT © ANTARA 2026