
Harga TBS Sawit Barito Utara Turun

naiknya harga TBS itu juga dipengaruhi oleh turunya CPO, meski harga PKO naik"
Muara Teweh (Antara Kalteng) - Harga tandan buah segar kelapa sawit PT Antang Ganda Utama PIR Butong, Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah, pada awal Januari 2015 turun dari Rp1.553 menjadi Rp1.534 per kilogram.
"Turunnya harga TBS (tandan buah segar) pada awal bulan ini merupakan pertama setelah bulan Desember 2014 mengalami kenaikan, sehingga membuat para petani kelapa sawit kembali terpukul," kata petani transmigran kelapa sawit, Taufik, di Muara Teweh, Jumat.
Kebun kelapa sawit PT Antang Ganda Utama (AGU) itu, diusahakan oleh petani plasma satuan permukiman (SP) 1, SP 2, SP 3, dan SP 4 dengan luas 4.254 hektare.
Pengelolaannya dikerjakan oleh sekitar 1.800 kepala keluarga yang terdiri atas ribuan jiwa, sedangkan luas kebun inti 16.297 hektare dan produksi TBS rata-rata 15.000 ton/bulan.
Kepala Bidang Produksi Perkebunan, Dinas Kehutanan dan Perkebunan Barito Utara Bahruddinsyah membenarkan harga TBS pada awal Januari 2015 sebesar Rp1.534/kg atau turun Rp19 dari Desember 2014 Rp1.553/kg.
Ketetapan harga TBS itu, kata dia, merupakan hasil rapat perusahaan dengan anggota koperasi dan petani plasma yang difasilitasi oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah.
Pembagian hasil penjualan TBS setiap kilogram yang diterima perusahaan untuk biaya pengolahan dan pemasaran minyak sawit mentah (CPO) serta biaya penyusutan pabrik ditetapkan 82,91 turun dibanding dengan periode sebelumnya 83,91 persen.
Harga jual inti sawit (PKO) mengalami kenaikan dari sebelumnya Rp3.854 menjadi Rp3.920/kg, namun harga jual CPO di pasar dalam negeri mengalami penurunan dari Rp7.578 menjadi Rp7.560/kg.
"Jadi, naiknya harga TBS itu juga dipengaruhi oleh turunya CPO, meski harga PKO naik" katanya.
PT AGU merupakan perusahaan kelapa sawit tertua di Kalteng yang tergabung dalam Grup Matahari Kahuripan Indonesia (Makin). PT AGU adalah anak perusahaan rokok Gudang Garam Kediri, Jawa Timur.
Perusahaan itu memiliki areal seluas 18.087 hektare dengan produksi CPO sekitar 3.200 ton/bulan.
(T.K009/C/T007/T007)
Pewarta : Kasriadi
Editor: Rachmat Hidayat
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
