
Seruyan Kembangkan Perkebunan Kopi

Kita juga sudah melakukan study kelayakan perkebunan kopi di Kecamatan Seruyan Hulu, dan hasilnya memang layak untuk dikembangkan,"
Kuala Pembuang (Antara Kalteng) - Pemerintah Kabupaten Seruyan, Provinsi Kalimantan Tengah mengembangkan perkebunan kopi jenis arabica di wilayah Kecamatan Seruyan Hulu.
Lahan dan topografi di wilayah Kecamatan Seruyan hulu yang berbukit-bukit dinilai menjadi poin lebih untuk pengembangan komoditas itu, kata Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Seruyan Haryono di Kuala Pembuang, Kamis.
"Kita juga sudah melakukan study kelayakan perkebunan kopi di Kecamatan Seruyan Hulu, dan hasilnya memang layak untuk dikembangkan," katanya.
Untuk tahap awal, pada 2015 ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Seruyan akan mengembangkan kebun kopi seluas 50 hektare dengan melibatkan warga di wilayah Seruyan Hulu.
"Jadi nanti kita akan bentuk kelompok tani, selanjutnya akan kita beri pelatihann kepada para petani hingga penyediaan bibit," katanya.
Bupati Sudarsono menceritakan, pada 80-an, dareah hulu Seruyan pernah dikenal sebagai salah satu wilayah penghasil kopi, namun karena kalah bersaing dan banyak warga yang mengalihfungsikan lahan menjadi kebun sawit, akhirnya secara perlahan-lahan usaha kebun kopi mulai ditinggalkan warga.
"Saya ingin mengembalikan wilayah Seruyan Hulu sebagai penghasil kopi, karena disana dapat tumbuh dengan baik, selain itu warga sudah akrab dengan tanaman kopi, maka untuk mewujudkannya tidak terlalu sulit," katanya.
Berdasarkan data statistik, produksi kopi di Seruyan memang mengalami penurunan yang sangat drastis, pada 2008 produksi kopi dari Seruyan mencapai 282 ton per tahun, hingga terakhir pada 2012 tercatat produksi hanya sekitar 27 ton.
"Karena itu kita harapkan, dengan adanya program ini dapat memicu kembali produksi kopi asal Seruyan, dan warga juga kita minta tidak hanya terpaku untuk menanam sawit saja, karena permintaan pasar dan peluang ekspor kopi arabica masih cukup tinggi," katanya.
(T.KR-JWM/B/S019/S019)
Pewarta : Fahrian Adriannoor
Uploader: Ronny
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
