
Pengusaha Investasi Hotel Rp170 Miliar Di Sampit

Sampit (Antara Kalteng) - Masyarakat Kota Sampit Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, segera memiliki hotel bintang empat yang pembangunan dan operasionalnya diperkirakan menghabiskan biaya mencapai Rp170 miliar.
"Investasi kami sekitar Rp170 miliar. Kami optimis karena didukung pemerintah daerah. Dulu memang pemerintah daerah yang mengundang kami," kata General Manager Aquarius Boutique Hotel, Imanudin di Sampit, Selasa.
Aquarius Boutique Hotel dibangun di Jalan Jenderal Sudirman Sampit. Bangunan lima lantai ini akan menjadi hotel paling mewah di Sampit karena menjadi satu-satunya hotel berbintang empat yang ada saat ini.
Selasa siang, Bupati H Supian Hadi bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah menghadiri toping atau seremonial tahap akhir pembangunan hotel tersebut.
Bangunan fisik sudah mencapai 65 persen dan akan dimaksimalkan pengerjaannya sehingga bisa mulai beroperasi pada September mendatang.
Hotel berkapasitas 117 kamar ini juga menyediakan tempat hiburan seperti karaoke sebanyak 27 ruangan. Hotel ini juga dilengkapi lima ruang pertemuan, salah satunya ballroom atau ruang utama yang mampu menampung 800 orang.
"Perekonomian Kotawaringin Timur ini menjadi yang tertinggi di Kalteng dan diprediksi akan terus tumbuh. Ini yang menjadi salah satu pertimbangan kami sehingga memutuskan berinvestasi di sini. Selain itu, pemerintah daerah juga benar-benar membantu dalam hal kemudahan perizinan," ujar Imanudin.
Jika beroperasi nanti akan mempekerjakan sekitar 200 karyawan. Manajemen berkomitmen memprioritaskan merekrut warga lokal menjadi karyawan dengan persentase 75 persen, yang dididik dan dilatih agar memiliki kemampuan yang dibutuhkan hotel tersebut.
Bupati H Supian Hadi berharap masuknya hotel ini akan berdampak positif bagi daerah, khususnya dalam membantu pengentasan pengangguran dan kemiskinan, serta mendukung program Sampit menjadi kota tujuan wisata.
"Pemerintah daerah tidak akan mampu menyediakan pekerjaan untuk masyarakat. Solusinya adalah menggandeng pengusaha. Kehadiran investasi jangan dijadikan kecemburuan sosial, justru harus kita tanggapi positif. Keberadaan hotel ini mendukung program Sampit Kota Wisata," kata Supian.
Dia mengajak semua pihak untuk menjaga Kotim agar tetap kondusif sehingga investor makin tertarik menanamkan investasinya. Dampaknya, pembangunan daerah akan ikut terdorong dan kesejahteraan masyarakat menjadi meningkat.
(T.KR-NJI/B/S019/S019)
Pewarta : Norjani
Editor: Zaenal A.
COPYRIGHT © ANTARA 2026
