Logo Header Antaranews Kalteng

Kunjungan Wisatawan Ke Seruyan Meningkat

Selasa, 5 Januari 2016 15:11 WIB
Image Print
Ilustrasi, Fantacy Beach yang berada di Km 21 Palangka Raya menjadi objek wisata dadakan saat hari raya Idul Fitri kedua. (FOTO ANTARA Kalteng/Jaya Wirawana Manurung)

Kuala Pembuang (Antara Kalteng) - Kunjungan wisatawan regional dan nasional ke Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah selama 2015 mencapai 6.550 orang atau meningkat 50 persen dibandingkan tahun 2014.


"Jumlah kunjungan wisatawan ke Seruyan mengalami peningkatan, dari 4.000 ribu orang pada 2014 menjadi 6.550 orang," kata Kepala Dinas Tenaga Kerja Transmigrasi dan Pariwisata (Disnakertranspar) Seruyan Mengantongi di Kuala Pembuang, Selasa.

Peningkatan jumlah kunjungan wisatawan ke "Bumi Gawi Hatantiring" yang signifikan terjadi pada Idul Fitri, Idul Adha serta libur Natal dan Tahun Baru. Wisatawan kebanyakan berasal dari kabupaten tetangga seperti Kotawaringin Timur.

Adapun lokasi yang paling banyak dikunjungi adalah objek wisata Pantai Sungai Bakau di Desa Sungai Bakau Kecamatan Seruyan Hilir Timur, katanya.

Ia menambahkan, peningkatan jumlah kunjungan wisatawan telah membawa dampak yang positif terhadap pemasukan Pendapatan Asli Daerah (PAD), seperti diawal tahun 2016 sektor pariwisata melalui penjualan karcis masuk objek wisata sudah mampu memberikan kontribusi sebesar Rp36.540.000.

"Khusus untuk objek wisata Sungai Bakau, ada sekitar 7.308 karcis masuk yang terjual," katanya.

Untuk mendorong peningkatan sektor pariwisata Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Seruyan akan terus melakukan perbaikan dan penambahan berbagai fasilitas penunjang di lokasi objek wisata, termasuk membuka lokasi objek wisata baru seperti Pantai Tanjung Diamuk di Desa Sungai Undang Kecamatan Seruyan Hilir.

Selain itu kata dia, pemerintah juga kini sedang mengajukan sebagian wilayah Taman Nasional Tanjung Puting (TNTP) di Seruyan untuk dijadikan sebagai salah satu destinasi wisata.

"Ke depan kita berharap peningkatan sektor pariwisata juga berdampak positif terhadap peningkatan ekonomi masyarakat, karena yang terpenting dari sektor pariwisata adalah perputaran uang di sekitar lokasi wisata yang kemudian akan menumbuhkan ekonomi masyarakat," katanya.




Pewarta :
Editor: Ronny
COPYRIGHT © ANTARA 2026