Cara merawat kulit di tengah polusi

id Rawat kulit,kulit gatal, merawat kulit, polusi jakarta,kulit kering

Ilustrasi (Antaranews)

Jakarta (ANTARA) - Hari ini kualitas udara Jakarta disebut menempati peringkat kedua terburuk di dunia setelah Kota Krasnoyarsk di Rusia.

Buruknya kualitas udara bisa berpengaruh pada kesehatan kulit. Dini Sagita, manajer klinik kesehatan kulit MS Glow menyebutkan semakin sering seseorang terpapar polusi maka kulit wajahnya akan tampak lebih kusam dan menua.

Selain karena radikal bebas, Dini mengatakan polusi juga mengandung efek sinar UV A dan UV B sehingga masyarakat disarankan menggunakan sunblock.

"Sunblock bisa berperan sebagai anti aging. Kalau seseorang usianya sudah lebih dari 30 tahun maka harus pakai sunblock setiap hari dengan diperkuat treatment yang dikombinasikan dengan rangkaian skin care," kata Dini di sela-sela acara Jakarta Murojaah yang diselenggarakan oleh MS Glow di Masjid Istiqlal, Sabtu.


Dini menyarankan prosedur perawatan yang cocok untuk dilakukan oleh orang-orang yang tinggal di kota berpolusi seperti Jakarta adalah mikrodermabrasi, yakni metode pengangkatan sel kulit mati -- sering disebut eksfoliasi -- dengan menyemprotkan butiran kristal super kecil pada permukaan kulit wajah.

"Perawatan ini mampu mengurangi kerutan dan garis halus, meratakan warna kulit, mengecilkan pori-pori, mengobati jerawat, hingga memudarkan bekas luka jerawat dan flek hitam akibat penuaan. Khusus untuk di daerah berpolusi cocok karena bisa cepat mengangkat kulit mati yang menyebabkan kusam dan penuaan," kata Dini.

Dini menambahkan, saat ini perawatan kulit yang paling diminati di MS Glow Aesthetic Clinic adalah perawatan facial Hollywood menggunakan diamond dan serum yang bermanfaat untuk kulit kusam bekas jerawat dan flek serta perawatan slikpeel menggunakan teknologi dermalinfussion dengan cara mengelupas sel-sel kulit mati dan menanamkan serum tertentu untuk merevitalisasi kulit dari dalam.
 

Pewarta :
Uploader : Admin Kalteng
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar