Logo Header Antaranews Kalteng

Dokter sarankan rawat tulang, sendi, otot sejak dini

Rabu, 28 Januari 2026 14:46 WIB
Image Print
Ilustrasi - Seorang wanita merasa nyeri pada kaki. ANTARA/Pixabay/am.

Jakarta (ANTARA) - Dokter herbal dan anggota Perkumpulan Dokter Pengembang Obat Tradisional dan Jamu Indonesia (PDPOTJI) dr. Nadia Bunga Anggraini mengatakan kesehatan tulang, sendi, dan otot perlu dijaga sejak usia dini.

Menurut dr. Nadia, sistem muskuloskeletal yang meliputi tulang, sendi, dan otot tidak bisa dijaga secara instan ketika keluhan sudah muncul.

Pola hidup sehat perlu dibangun sejak kecil melalui asupan nutrisi, kebiasaan bergerak, dan aktivitas harian yang konsisten.

"Kalau ingin tetap sehat di usia 50 tahun, perawatannya harus dimulai jauh sebelumnya. Bukan baru dilakukan saat sudah terasa nyeri," kata Nadia dalam acara konferensi pers "Etawalin bersama Maia Estianty Ajak masyarakat Indonesia untuk #LebihKuatKejarSehat" di Jakarta, Selasa.

Ia menjelaskan, kebiasaan makan dan pola aktivitas sejak anak-anak berpengaruh besar terhadap kondisi tubuh di usia dewasa.

Kurangnya aktivitas fisik dan pola makan tidak seimbang berisiko memicu obesitas yang dapat memperberat kerja sendi dan otot.

"Obesitas meningkatkan radikal bebas yang dapat merusak sel-sel sehat. Dampaknya baru terasa bertahun-tahun kemudian," ujarnya.

Nadia menyoroti gaya hidup modern yang membuat aktivitas fisik semakin minim.

Kemudahan memesan makanan dan kebiasaan duduk terlalu lama, menurutnya, menjadi tantangan tersendiri dalam menjaga kesehatan tubuh.

"Sekarang aktivitas banyak dilakukan dengan tangan dan gawai. Bergeraknya minim," katanya.

Ia menambahkan, menjaga kesehatan tulang, sendi, dan otot berkaitan langsung dengan kemandirian seseorang di usia lanjut.

Tubuh yang kuat memungkinkan seseorang tetap melakukan aktivitas sehari-hari tanpa bergantung pada orang lain.

"Hal sederhana seperti mengangkat barang atau bergerak bebas itu sangat ditentukan oleh kondisi sendi dan otot," ujar Nadia.

Ia menekankan pentingnya menjadikan pola hidup sehat sebagai kebiasaan harian, bukan respons sesaat ketika tubuh mulai bermasalah.

Menurutnya, pencegahan yang dilakukan secara konsisten akan memberikan dampak jangka panjang terhadap kualitas hidup.



Pewarta :
Editor: Nano Ridhansyah
COPYRIGHT © ANTARA 2026