Logo Header Antaranews Kalteng

Raih UHC Awards 2026, Bupati Barut komitmen tingkatkan layanan kesehatan

Rabu, 28 Januari 2026 10:36 WIB
Image Print
Bupati Barito Utara Shalahuddin didampingi Wakil Bupati Felix Sonadie Y Tingan, Sekda Muhlis, Kadis Kesehatan Barito Utara Pariadi AR, serta Kepala BPJS Kesehatan Cabang Muara Teweh Achmad Zainuddin menerima penghargaan UHC Kategori Madya 2026 di Jakarta, Selasa (27/1/2026). ANTARA/HO-Prokopim Barito Utara

Muara Teweh (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Barito Utara,Kalimantan Tengah,menerima penghargaan Universal Health Coverage (UHC) Awards 2026 dari BPJS Kesehatan dalam kategori Madya sebagai komitmen menjamin kesehatan masyarakat melalui Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

"Penghargaan ini akan menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas layanan kesehatan dan mendorong capaian UHC ke kategori yang lebih tinggi," kata Bupati Barito Utara Shalahuddin usai menerima penghargaan di Jakarta, Selasa (27/1).

Menerima penghargaan itu Bupati Shalahuddin turut didampingi Wakil Bupati Felix Sonadie Y Tingan dan Sekretaris Daerah Muhlis.

Menurut dia, capaian tersebut merupakan hasil kerja keras dan sinergi seluruh pemangku kepentingan.

Penghargaan UHC Awards 2026 ini, katanya, adalah pengakuan atas komitmen Pemerintah Kabupaten Barito Utara dalam memberikan perlindungan kesehatan bagi masyarakat.

"Capaian 100 persen kepesertaan JKN menjadi bukti bahwa kami serius menghadirkan pelayanan kesehatan yang adil dan merata,” tegas Shalahuddin.

Penghargaan UHC kategori Madya ini merupakan hasil kerja bersama seluruh pihak, mulai dari perangkat daerah, fasilitas pelayanan kesehatan, hingga dukungan BPJS Kesehatan.

"UHC bukan sekadar target administratif, tetapi wujud nyata kehadiran negara dalam menjamin hak dasar masyarakat di bidang kesehatan,” ujarnya.

Menurutnya, Deklarasi UHC 2026 merupakan langkah strategis pemerintah daerah untuk memastikan seluruh masyarakat Barito Utara memperoleh perlindungan kesehatan yang layak, merata, dan berkelanjutan.

"Ke depan, kami berkomitmen untuk terus meningkatkan capaian UHC menuju kategori yang lebih tinggi, sejalan dengan visi pembangunan daerah yang menempatkan kesehatan masyarakat sebagai prioritas utama," tegasnya.

Kepala Dinas Kesehatan Barito Utara Pariadi AR menyampaikan bahwa capaian tersebut menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kinerja sektor kesehatan di daerah.

“Penghargaan ini menjadi dorongan bagi kami di jajaran Dinas Kesehatan untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, memperkuat fasilitas kesehatan, serta memastikan masyarakat mendapatkan layanan kesehatan yang mudah diakses dan bermutu,” katanya.

Ia menambahkan, pihaknya akan terus mendukung kebijakan UHC melalui peningkatan pelayanan promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitatif secara berkesinambungan.

Di tempat yang sama, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Muara Teweh Achmad Zainuddin mengapresiasi komitmen Pemerintah Kabupaten Barito Utara dalam mendukung Program JKN.

“Kami mengapresiasi pemerintah daerah yang secara konsisten mendukung perluasan kepesertaan JKN dan peningkatan mutu layanan kesehatan. Capaian UHC kategori Madya ini menunjukkan komitmen kuat daerah dalam menjamin akses layanan kesehatan bagi masyarakat,”ucapnya.

Ia berharap sinergi antara BPJS Kesehatan dan pemerintah daerah terus diperkuat guna mencapai cakupan kepesertaan yang lebih optimal serta pelayanan kesehatan yang semakin berkualitas.

Direktur Utama BPJS Kesehatan Ghufron Mukti menegaskan bahwa Program JKN merupakan instrumen strategis negara dalam memastikan seluruh masyarakat memperoleh perlindungan kesehatan yang adil dan merata.

“Program JKN sejalan dengan agenda Global Sustainable Development Goals (SDGs) 2030, yang menempatkan Universal Health Coverage sebagai indikator utama. Melalui JKN, negara hadir untuk memastikan seluruh penduduk mendapatkan jaminan kesehatan yang layak,” ujar Ghufron.

Ia menambahkan, capaian UHC tidak hanya berdampak pada meningkatnya akses layanan kesehatan, tetapi juga berkontribusi terhadap penguatan kesejahteraan sosial.

“Berdasarkan penelitian LPEM FEB UI tahun 2025, daerah yang telah mencapai UHC tercatat memiliki tingkat kesakitan yang lebih rendah, akses layanan kesehatan yang lebih baik, serta penurunan beban pengeluaran kesehatan rumah tangga,” jelasnya.



Pewarta :
Uploader: Admin 2
COPYRIGHT © ANTARA 2026