Curah hujan Barito Selatan masih normal

id Curah hujan Barito Selatan masih normal,Buntok,Barsel

Curah hujan Barito Selatan masih normal

Kepala Stasiun Meteorologi Buntok, Musuhanaya. ANTARA/Bayu Ilmiawan

Buntok (ANTARA) - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika Kabupaten Barito Selatan Kalimantan Tengah memprediksi curah hujan yang akan terjadi di wilayah kabupaten setempat pada Januari 2020 ini masuk dalam kategori menengah dan masih normal.

Kepala Stasiun Meteorologi Buntok, Musuhanaya mengatakan, untuk curah hujan pada dasarian 1 dari tanggal 1 hingga 10 Januari 2020 ini masuk dalam kategori menengah antara 75 hingga 100 milimeter.

"Begitu juga perkiraan curah hujan pada dasarian 2 dari tanggal 11-20 Januari, dan dasarian 3 dari tanggal 20 hingga 31 Januari 2020," katanya di Buntok, Kamis.

Ia menjelaskan, untuk sifat hujan pada dasarian 1 masih bawah normal yakni antara 51-84 persen, dan pada dasarian 2 dan dasarian 3 masuk kategori normal antara 85 hingga 115 persen.

"Sedangkan akumulasi curah hujan hingga minggu depan diprediksi mencapai 150 mili meter," ujar Musuhanaya.

Potensi hujan tersebut kata dia, diperkirakan disertai dengan petir, namun tidak masuk dalam hujan kategori ekstrem. Kategori ekstrem jika curah hujannya 150 milimeter per hari.

Untuk potensi banjir di wilayah Kecamatan Dusun Selatan, menurutnya, kategorinya banjir menengah. Banjir bisa terjadi tergantung akumulasi curah hujan dari daerah hulu yakni wilayah Kabupaten Murung Raya dan Kabupaten Barito Utara.

Ia menambahkan, jika akumulasi curah hujan pada dua wilayah kabupaten itu lebat, maka di wilayah Barito Selatan akan terjadi banjir kiriman, dan masyarakat diminta untuk terus waspada.

Selain itu ia juga mengimbau kepada masyarakat supaya berhati-hati, karena potensi hujan diperkirakan akan disertai dengan petir.

"Untuk menghindari resiko sambaran petir ada beberapa tips yang harus dilakukan, yang pertama apabila terjadi hujan yang disertai petir agar segera masuk ke dalam ruangan jika sedang berada di luar," jelasnya.
Jika sedang berada di kolam renang segera naik, dan menjauh. Jangan pula berlindung di bawah pohon karena rawan tertimpa pohon ambruk.

Untuk tips keempat, jauhilah tiang listrik, menara atau sesuatu yang tinggi dan mudah tersambar petir. Jangan berada di sawah, lapangan atau tanah.

Tips keenam, kata dia, jika sedang mengendarai motor segeralah berhenti dan carilah tempat untuk berlindung. Jika berlindung diluar ruangan atur jarak 3 sampai 5 meter dengan orang lain agar terhindar dari lontaran energi saat ada petir.

Pewarta :
Uploader : Admin 2
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar