
Satgas ajak warga Palangka Raya pertahankan 'zero' kasus COVID-19

Palangka Raya (ANTARA) - Ketua Harian Satgas Penanganan COVID-19 Kota Palangka Raya, Provinsi Kalimantan Tengah Emi Abriyani mengajak warga setempat mempertahankan status "zero" kasus COVID-19 dengan cara mencegah penularan virus mematikan tersebut.
"Jangan kendorkan penerapan protokol kesehatan COVID-19. Saat ini kita masuk zona hijau karena kemarin satu pasien terakhir berhasil sembuh," kata Emi di Palangka Raya, Selasa.
Dia mengatakan, dalam rangka mempertahankan status nol kasus positif corona, Pemerintah "Kota Cantik" bersama berbagai pihak terkait terus melakukan upaya edukasi, antisipasi, pengawasan serta penegakan aturan protokol kesehatan.
Apalagi, lanjut Emi, untuk menurunkan kategori level cukup berat, yakni suatu daerah selama empat pekan berturut-turut harus terbebas dari penambahan kasus COVID-19. Sementara saat ini Kota Palangka Raya masih menerapkan PPKM Level 2.
Dalam rangka memperkuat kekebalan tubuh terhadap ancaman paparan COVID-19, Pemerintah Ibu Kota Provinsi Kalimantan Tengah bersama pihak terkait menggencarkan pelaksanaan vaksinasi baik dosis pertama, kedua maupun vaksin dosis ketiga atau booster.
Baca juga: Pemprov Kalteng harapkan Kampung Berkah sasar milenial
Berdasar data Satgas COVID-19 Kota Palangka Raya, pada 24 Januari, sebanyak 30 kelurahan di wilayah setempat telah masuk zona hijau. Padahal, sebelumnya masih ada satu kelurahan yang masuk kategori zona kuning.
Zona hijau untuk seluruh kelurahan ini ditetapkan seiring dinyatakan sembuh satu pasien terakhir yang terjangkit COVID-19.
Data terakhir dari Satgas Penanganan COVID-19 setempat juga mencatat, tingkat kesembuhan pasien positif COVID-19 di daerah setempat mencapai 96,04 persen.
Jumlah warga yang sembuh itu berada di angka 12.612 orang dari total 13.132 warga Palangka Raya yang positif COVID-19. Dari seluruh kasus positif, juga tercatat 520 orang meninggal dunia.
Sementara itu, sampai saat ini warga Palangka Raya yang dinyatakan positif terjangkit COVID-19 tidak ada lagi atau menempati angka 0 persen dari total pasien positif.
Baca juga: Persoalan harga minyak goreng berdampak pada UMKM Palangka Raya
Baca juga: Kejari lakukan Pengamanan Proyek Strategis milik Pemkot Palangka Raya
Baca juga: BPJAMSOSTEK Palangka Raya salurkan klaim Rp88 miliar selama 2021
Pewarta : Rendhik Andika
Uploader: Admin 2
COPYRIGHT © ANTARA 2026
