
Ribuan warga hadiri pemakaman Pangeran Muasjidinsyah

Pangkalan Bun (ANTARA) - Ribuan warga menghadiri pemakaman Pangeran Muasjidinsyah bin YM SP Pangeran Ratu Alamsyah Sultan Kotawaringin XIV Kesultanan Kutaringin di Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah.
Turut hadir dalam prosesi pemakaman tersebut, Bupati Nurhidayah dan Wakil Bupati Suyanto serta juga jajaran Forkompinda Kabupaten Kotawaringin Barat.
"Beliau merupakan sosok tokoh masyarakat Kotawaringin Barat yang punya dedikasi, harapan dan mimpi besar dalam mengawal kemajuan Pemerintahan Kabupaten Kobar," kata Bupati Nurhidayah di Pangkalan Bun, Selasa.
Dia mengatakan, semasa hidupnya Pangeran Muasjidinsyah banyak memberikan wejangan dan nasehat, untuk membangun dan memajukan Kotawaringin Barat dengan rasa kebersamaan dan kekeluargaan.
"Tentunya dengan berpulangnya beliau, kita merasa kehilangan sosok tokoh masyarakat kita," ucapnya.
Pangeran Muasjidinsyah wafat di usia 77 tahun di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sultan Imanuddin Pangkalan Bun, pada Senin (18/8) pukul 13.50 WIB.
Baca juga: Paskibraka Kobar siap jalankan tugas
Dia merupakan Menteri Luar Kesultanan Kutaringin, yang wafat sebagai tokoh besar adat dan penjaga warisan budaya Kesultanan Kutaringin
Sosok Pangeran Muasjidinsyah dikenal sebagai pemersatu yang menjembatani antara adat, kesultanan, dan pemerintahan modern.
Sosok panutan itu juga dikenal sebagai pangeran yang sangat ramah dan rendah hati oleh masyarakat Kotawaringin Barat. Tidak heran jika kepergiannya menyisakan duka yang mendalam bagi masyarakat.
Sementara itu, Gusti Moch. Awaludin M yang merupakan putra Pangeran Muasjidinsyah mengungkapkan, kepergian Pangeran Muasjidinsyah sebelumnya karena adanya penyakit yang dideritanya.
"Kurang lebih selama 18 hari beliau dirawat di rumah sakit. Ini merupakan kali keempat serta yang terakhir beliau dirawat dan mengembuskan nafas terakhirnya," ungkapnya.
Dia menyampaikan, ucapan terima kasih kepada pemerintah daerah dan juga masyarakat Kotawaringin Barat yang telah mengantar dan juga mendoakan pangeran ke tempat peristirahatan terakhirnya.
Baca juga: Bupati Kobar: Jadikan data sebagai alat strategis menjawat kebutuhan masyarakat
Baca juga: Jaring duta wisata daerah, Dispar Kobar buka pendaftaran pemilihan Aba dan Ambo
Baca juga: Calon Paskibraka Kobar terus jalani pemusatan pelatihan
Pewarta : Safitri RAÂ
Editor:
Admin 2
COPYRIGHT © ANTARA 2026
