
Diskominfosantik Kalteng: Tangkal hoaks dengan dominasi fakta dalam peredaran informasi

Palangka Raya (ANTARA) - Pelaksana Tugas Kadiskominfosantik Kalimantan Tengah Rangga Lesmana mengajak mahasiswa di Universitas Muhammadiyah Palangka Raya atau UMPR berkolaborasi menangkal peredaran hoaks dengan menghadirkan informasi sesuai fakta.
"Jika informasi yang sesuai fakta lebih dominan beredar, maka isu-isu negatif seperti misinformasi maupun informasi yang dibelokkan bisa kita tangkal bersama,” kata Rangga di Palangka Raya, Kamis.
Hal itu dia sampaikan saat menjadi narasumber dalam seminar nasional peran media dalam menjaga semangat kemerdekaan di era digital yang diselenggarakan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisipol) UMPR.
Menurutnya intensitas penggunaan yang sangat tinggi membuat media sosial rentan menjadi sumber penyebaran hoaks sekaligus berpotensi menjadikan seseorang sebagai kambing hitam atau scapegoat.
Hal ini mengakibatkan perkembangan media digital ibarat dua mata pisau, karena di satu sisi membuka ruang partisipasi publik secara luas, dan di sisi lain berpotensi melahirkan banjir informasi yang belum tentu teruji kebenarannya.
"Pentingnya sinergi antara pemerintah dan perguruan tinggi dalam menjaga iklim media sosial agar tetap kondusif. Media yang sehat dan berbasis fakta merupakan kunci utama menekan peredaran informasi palsu," jelasnya.
Baca juga: Sukseskan cetak sawah dan oplah, Gubernur Kalteng kawal Ketahanan Pangan Nasional
Rangga mengapresiasi kegiatan ini, apalagi pihaknya tentu membutuhkan dukungan berbagai pihak termasuk dari UMPR dalam menjaga agar media sosial di Kalimantan Tengah tetap kondusif.
Mahasiswa Fisipol UMPR juga tampak antusias melihat dari banyaknya pertanyaan yang diajukan seputar tugas dan fungsi Diskominfosantik. Mereka menilai penting adanya informasi resmi yang benar dan terverifikasi di tengah maraknya hoaks.
“Mahasiswa begitu antusias. Mereka ingin tahu sebenarnya bagaimana informasi yang benar di Kalimantan Tengah. Saya sampaikan, Kominfo berkomitmen menyajikan informasi A1, sehingga hoaks maupun informasi yang dipelintir dapat ditangkal dengan data dan fakta yang benar,” tegasnya.
Rangga mengatakan, Diskominfosantik terus aktif meluruskan berbagai kabar menyesatkan yang kerap beredar di masyarakat.
“Di bawah kepemimpinan Gubernur Agustiar Sabran, kami diajak untuk bersama-sama menjaga daerah tetap kondusif. Maka setiap ada informasi yang tidak benar, Kominfo berupaya meluruskan agar masyarakat tidak terjebak dalam kabar palsu,” tutupnya.
Baca juga: Kalteng pacu pembangunan pendidikan dengan mengoptimalkan digitalisasi pembelajaran
Baca juga: Patroli bersama Forkopimda Kalteng jaga kamtibmas tetap kondusif
Baca juga: Pemprov gelar Doa Kebangsaan Lintas Agama perkuat persatuan di Kalimantan Tengah
Pewarta : Muhammad Arif Hidayat
Uploader: Admin 2
COPYRIGHT © ANTARA 2026
