PD MES diminta optimal kawal pengembangan ekonomi syariah di Kobar

id Sekda Kobar, Sekda Kotawaringin Barat, Kobar, Kalimantan Tengah, Rody Iskandar, Kotawaringin Barat, Kalteng

PD MES diminta optimal kawal pengembangan ekonomi syariah di Kobar

Foto bersama usai pengukuhan PD MES Kobar di Pangkalan Bun, Rabu (10/9/2025) ANTARA/Safitri RA.

Pangkalan Bun (ANTARA) - Sekretaris Daerah Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kalimantan Tengah Rody Iskandar mengingatkan pentingnya peran Pengurus Daerah (PD) Masyarakat Ekonomi Syariah (MES), dalam mengawal pengembangan ekonomi syariah.

Hal itu disampaikannya dirinya usai menghadiri Pengukuhan Pengurus Daerah (PD) Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) oleh Pengurus Wilayah (PW) MES Kalteng di Aula Sangga Banua Kobar, di Pangkalan Bun, Rabu.

"Terutama dalam mendorong percepatan sertifikasi halal bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kobar, itu merupakan salah satu langkah nyata," kata Rody Iskandar.

Dia pun mengakui bahwa suatu kebanggaan bagi kabupaten ini, karenam termasuk yang memiliki jumlah penduduk muslim terbesar di Kalteng. Untuk itu, dengan resminya pengurus PD MES Kobar dikukuhkan, diharapkan mampu memperkuat peran ekonomi syariah di kabupaten berjuluk Bumi Marunting Batu Aji.

Apalagi, lanjut dia, ekonomi di Kabupaten Kobar memiliki potensi yang sangat besar, baik itu dari segi pengelolaan zakat hingga produk-produk syariah lainnya, sehingga semua pihak, khususnya Pengurus PD MES Kobar dapat lebih mengoptimalkan.

"Kehadiran PD MES ini mengawal bagi kita untuk menerapkan perekonomian syariah, termasuk produk halal yang bisa didorong untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat," kata Rody.

Sementara itu, Ketua Harian PD MES Kobar, Syahrudin menyampaikan, setelah resmi dikukuhkan pihaknya berkomitmen akan menjalankan tugas dengan penuh amanah. Namun dalam menjalankan tugasnya, pihaknya tidak bisa bekerja sendirian, tetapi dibutuhkan juga dukungan dari pemerintah daerah dan seluruh stakeholder, agar program ekonomi syariah dapat berjalan dengan baik.

Baca juga: Jadikan Kehadiran SPPG bentuk nyata kepolisian wujudkan SDM berkualitas di Kobar

"Diharapkan dukungan dan kolaborasi antara pemerintah, organisasi, dan pelaku usaha dapat semakin kuat, untuk membangun ekosistem ekonomi syariah yang inklusif," disampaikannya.

Menurutnya, langkah tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat daya saing UMKM daerah melalui penerapan prinsip syariah.

"Terutama, dalam memenuhi standar halal yang kini menjadi tuntutan pasar lokal maupun global," demikian Syahrudin.

Baca juga: BPBD Kobar: Atasi genangan air dengan optimalisasi fungsi drainase

Baca juga: Wabup ingatkan pentingnya kolaborasi lintas sektor tangani stunting di Kobar

Baca juga: PT ITH gelar pelatihan penanggulangan tingkatkan kesadaran masyarakat terhadap karhutla


Pewarta :
Uploader : Admin 3
COPYRIGHT © ANTARA 2025

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.