Logo Header Antaranews Kalteng

Legislator Palangka Raya sebut objek wisata harus ramah lingkungan dan berkelanjutan

Rabu, 24 September 2025 17:12 WIB
Image Print
Anggota Komisi III DPRD Palangka Raya, Jati Asmoro. (ANTARA/Rajib Rizali)

Palangka Raya (ANTARA) - Anggota Komisi III DPRD Palangka Raya, Kalimantan Tengah Jati Asmoro mengatakan pengembangan objek wisata di daerah ini harus ramah lingkungan dan berkelanjutan.

"Karena kan pembangunan sektor pariwisata ini tidak bisa dilepaskan dari keseimbangan antara pembangunan infrastruktur dan pelestarian alam," katanya di Palangka Raya, Rabu.

Dia mengatakan, suatu objek pariwisata justru akan kehilangan daya tariknya apabila pembangunan dilakukan secara serampangan tanpa memperhatikan keberlanjutan lingkungan.

Terlebih saat ini tren pariwisata semakin menuntut destinasi yang tidak hanya indah untuk dipandang, tetapi juga ramah lingkungan dan berkelanjutan.

"Kota Palangka Raya ini memiliki peluang besar dengan potensi wisata alamnya, seperti Kereng Bangkirai dan Taman Nasional Sebangau. Tapi kalau pembangunan tidak memperhatikan aspek konservasi, maka akan terancam," ucapnya.

Baca juga: DPRD Palangka Raya berencana inspeksi SPPG

Jati juga menilai, pariwisata bukan hanya soal membangun jalan, dermaga, atau fasilitas penunjang lainnya, tetapi juga bagaimana menjaga ekosistem agar tetap terjaga untuk jangka panjang.

Ia juga menyoroti pembangunan infrastruktur wisata di Kota Palangka Raya yang selama ini kerap terhambat oleh keterbatasan anggaran.

"Tapi kan hal itu bukan alasan untuk mengabaikan aspek pelestarian. Apalagi infrastruktur yang baik justru harus dirancang untuk mendukung konservasi, misalnya dengan sistem pengelolaan sampah modern dan jalur akses yang ramah lingkungan," ujarnya.

Jati juga mengungkapkan, pengelolaan pariwisata yang sehat seharusnya melibatkan masyarakat lokal sebagai bagian dari solusi yang berkelanjutan.

Ia meyakini, dengan memberdayakan masyarakat sekitar, mereka akan mempunyai rasa memiliki yang tinggi sehingga dengan kesadaran penuh menjaga destinasi wisata secara berkelanjutan.

"Kalau kita benar-benar serius menjaga keseimbangan itu, Kota Palangka Raya bisa menjadi destinasi unggulan yang berlanjutan dan membanggakan," demikian Jati.

Baca juga: Legislator Palangka Raya minta pencegahan DBD dioptimalkan

Baca juga: Legislator Kalteng usulkan Cristian Simbar jadi nama jalan penghubung Buntok-Palangka Raya

Baca juga: BPPMHKP Kalteng kampayekan makan Udang Indonesia Aman



Pewarta :
Editor: Muhammad Arif Hidayat
COPYRIGHT © ANTARA 2026