Kuala Kapuas (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, melakukan evaluasi penerapan dan penyusunan Standar Pelayanan Minimal (SPM) tahun 2025, dalam rangka untuk menilai capaian penerapan pada masing-masing perangkat daerah.
“Selain itu, untuk mempersiapkan penyusunan SPM tahun 2025, agar sesuai dengan ketentuan dan indikator yang telah ditetapkan pemerintah,” kata Asisten bidang Perekonomian dan Pembangunan (Asisten II) Sekda Kapuas, Kusmiati di Kuala Kapuas, Rabu.
Hal itu disampaikannya saat memimpin rapat tersebut bersama dengan perangkat daerah, instansi terkait serta undangan lainnya, bertempat di Ruang Rapat Sekda Kapuas.
Dalam arahannya, Kusmiati, menekankan bahwa SPM merupakan standar minimum pelayanan dasar yang wajib dipenuhi pemerintah daerah untuk memastikan masyarakat mendapatkan layanan publik secara merata dan berkualitas.
“Kita harus memastikan bahwa penerapan SPM di Kabupaten Kapuas berjalan sesuai target. SPM bukan sekadar memenuhi indikator, tetapi memastikan masyarakat menerima pelayanan dasar secara nyata,” ujarnya.
Baca juga: 38 ASN Kapuas ikuti tahapan lanjutan seleksi terbuka JPT Pratama 2025
Mantan Kepala Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan ini juga menegaskan, evaluasi ini menjadi acuan bagi perangkat daerah untuk memperbaiki kinerja dan meningkatkan integrasi data serta pelaporan.
“Melalui evaluasi hari ini, saya berharap setiap perangkat daerah dapat lebih teliti dalam penyusunan data dan perencanaan. Tahun 2025 kita harus lebih siap, lebih cepat, dan lebih akurat dalam memenuhi tanggung jawab penyelenggaraan SPM,” demikian Kusmiati.
Sementara rapat yang berlangsung dinamis dengan pemaparan capaian, tantangan, serta rekomendasi dari masing-masing perangkat daerah. Beberapa poin penting yang menjadi perhatian adalah penguatan koordinasi lintas sektor, perbaikan tata kelola data, serta peningkatan kualitas pelayanan dasar yang langsung dirasakan masyarakat.
Baca juga: Pemkab Kapuas gelar konsultasi publik SJB sawit untuk pulihkan kawasan hutan
Baca juga: Seorang petani di Kapuas Tengah alami luka serius usai dibacok
Baca juga: Gegara kebisingan motor, tetangga nekat bacok IRT di Kapuas Hilir
