China luncurkan Sinong, model AI open-source khusus sektor pertanian

id Sinong, model AI, China luncurkan,open-source,khusus sektor, pertanian, kalteng

China luncurkan Sinong, model AI open-source khusus sektor pertanian

Ilustrasi logo Google AI Mode. (ANTARA/blog Google)

Beijing (ANTARA) - Universitas Pertanian Nanjing (Nanjing Agricultural University/NAU) di China telah memperkenalkan Sinong, model bahasa besar (large language model/LLM) vertikal sumber terbuka (open-source) pertama di negara tersebut yang didedikasikan untuk sektor pertanian secara umum.

Peluncuran ini menandai sebuah terobosan signifikan dalam penelitian model kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) dasar dan penerapannya untuk bidang pertanian di China, seperti dilaporkan oleh Science and Technology Daily pada Selasa (13/1).

Model itu dilatih menggunakan kumpulan data (dataset) pertanian yang luas dan terstruktur, yang mencakup data khusus dari beragam bidang seperti ilmu hewan, ekonomi dan manajemen pertanian, sumber daya dan lingkungan pertanian, hortikultura, pertanian cerdas, kedokteran hewan, perlindungan tanaman, dan pemuliaan tanaman.

Model tersebut, diambil namanya dari pejabat kuno China yang mengawasi pertanian dan keuangan, mengintegrasikan konten dari hampir 9.000 buku, lebih dari 240.000 artikel akademik, sekitar 20.000 dokumen kebijakan dan standar, serta pengetahuan berbasis web yang ekstensif.

Untuk mengatasi berbagai tantangan umum pada LLM khusus seperti halusinasi dan obsolesensi pengetahuan, yang sering menghasilkan informasi yang salah, tim menerapkan solusi teknis komprehensif. Selain penyempurnaan (fine-tuning) instruksi konvensional, proses pelatihan juga menggabungkan data multidimensi, termasuk rantai (chain-of-thought) dan referensi kontekstual, yang secara signifikan meningkatkan kemampuan pemahaman dan generatif model tersebut untuk pengetahuan pertanian profesional, menurut laporan itu.Saat ini, Sinong sepenuhnya bersifat open-source di sejumlah platform seperti ModelScope dan GitHub. Strategi sumber terbuka ini bertujuan untuk mengurangi hambatan dalam penerapan AI di bidang pertanian, memberdayakan sejumlah institut penelitian, perusahaan, dan pengembang untuk melakukan pengembangan lanjutan dan inovasi berbasis Sinong, sehingga mendorong ekosistem kolaboratif untuk solusi pertanian cerdas, demikian menurut pernyataan NAU.


Pewarta :
Editor : Admin Portal
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.