
Disdik perkuat peran kepsek di Kota Palangka Raya

Palangka Raya (ANTARA) - Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah menegaskan komitmennya dalam memperkuat peran kepala sekolah sebagai garda terdepan peningkatan mutu pendidikan sekaligus penjaga iklim sekolah yang aman dan kondusif.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya yang juga Asisten III Sekretariat Daerah Kota Palangka Raya, Jayani, di Palangka Raya, Kamis, mengatakan kepala sekolah memiliki peran strategis tidak hanya dalam manajemen pendidikan, tetapi juga dalam membangun budaya sekolah yang adaptif terhadap perkembangan zaman.
“Peningkatan kompetensi kepala sekolah harus terus dilakukan, karena tantangan dunia pendidikan saat ini semakin kompleks dan dinamis,” kata Jayani saat menghadiri kegiatan Peningkatan Kompetensi Kepala Sekolah Menengah Pertama (SMP) se-Kota Palangka Raya yang dirangkai melalui pertemuan rutin Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) di SMP Negeri 9 Palangka Raya.
Ia menekankan, kepala sekolah bertanggung jawab penuh terhadap penyelenggaraan pendidikan, pembinaan tenaga pendidik, pengelolaan sarana prasarana, hingga memastikan proses pembelajaran berjalan efektif dan bermutu.
Kegiatan tersebut diikuti oleh 52 kepala SMP se-Kota Palangka Raya serta sejumlah pengawas pembina di bawah naungan Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya.
Sementara itu, Kepala Bidang Pembinaan SMP Disdik Palangka Raya, Aswan, menyampaikan bahwa peningkatan mutu pembelajaran harus sejalan dengan kebijakan terbaru pemerintah, termasuk penerapan Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses.
Ia mendorong guru untuk menciptakan pembelajaran yang berkesadaran, bermakna, dan menggembirakan, sehingga tujuan pembelajaran dapat tercapai secara optimal melalui evaluasi yang terukur.
Aswan juga menyebutkan bahwa sekolah-sekolah SMP di Palangka Raya mulai mempersiapkan pelaksanaan Tes Kompetensi Akademik (TKA) bagi siswa kelas IX, yang hasilnya akan digunakan sebagai salah satu indikator dalam penerimaan peserta didik baru melalui jalur prestasi akademik.
Selain penguatan kompetensi manajerial, kegiatan ini juga diisi dengan sosialisasi pencegahan intoleransi, radikalisme, dan terorisme, serta bahaya kekerasan, perundungan, media sosial, dan gim daring di lingkungan sekolah oleh perwakilan Tim Densus 88 Antiteror Polri.
Kegiatan ditutup dengan penampilan seni siswa SMPN 9 Palangka Raya serta pemilihan Ketua MKKS SMP Kota Palangka Raya sebagai bagian dari penguatan koordinasi dan sinergi antar kepala sekolah.
Pewarta : Adi Wibowo
Uploader: Admin 1
COPYRIGHT © ANTARA 2026
