Logo Header Antaranews Kalteng

Cara lindungi anak dari pelecehan seksual

Senin, 2 Februari 2026 22:15 WIB
Image Print
Ilustrasi - Pelecehan seksual. (Dok. ANTARA) (Q)

Jakarta (ANTARA) - Psikolog menekankan pentingnya mendidik anak untuk menjaga diri agar terhindar dari pelecehan maupun kekerasan seksual.

Menurut psikolog Devi Yanti, M. Psi., Psikolog, orang tua bisa menyelipkan pendidikan seks saat bermain atau melakukan kegiatan interaktif di rumah bersama keluarga.

"Permainan atau kegiatan interaktif di rumah ditujukan agar (pendidikan) jadi tidak kaku. Maka dari itu orang tua dapat menggunakan pendekatan bermain," kata psikolog klinis di Rumah Sakit Jiwa Aceh itu saat dihubungi ANTARA dari Jakarta pada Senin.

Bendahara Himpunan Psikologi Indonesia (HIMPSI) Wilayah Aceh itu mencontohkan, keluarga dapat melakukan permainan "Lampu Lalu Lintas Sentuhan" untuk mengajari anak melindungi tubuh mereka.

Dalam permainan ini, orang tua bisa menggunakan warna hijau sebagai penanda hal-hal yang dinilai aman dan warna merah untuk hal-hal tidak dilarang dilakukan.

Orang tua juga dapat menggunakan boneka atau gambar tubuh untuk menunjukkan bagian-bagian tubuh yang tidak boleh disentuh oleh orang lain.

Devi menyampaikan, permainan peran sederhana bisa dilakukan bersama anak untuk melatih anak mengatakan tidak kepada orang-orang yang tidak dikenal atau melanggar batasan serta mengajari anak untuk meminta bantuan kepada orang lain serta melapor jika merasa dilecehkan.

Menurut dia, orang tua juga bisa membacakan buku cerita anak tentang pentingnya menjaga tubuh.

"Pendekatan ini membuat anak belajar tanpa rasa takut dan lebih mudah memahami," kata Devi.

Ia juga mengemukakan perlunya orang tua memberikan pemahaman kepada anggota keluarga yang lebih tua seperti kakek dan nenek mengenai pentingnya mengajari anak melindungi diri.

"Intinya, pendidikan seks yang tepat usia justru memperkuat nilai moral, rasa hormat terhadap diri sendiri, dan mencegah anak menjadi korban," katanya.



Pewarta :
Editor: Nano Ridhansyah
COPYRIGHT © ANTARA 2026