Logo Header Antaranews Kalteng

Optimalkan aspirasi warga, Bupati ingatkan sinergi kecamatan dan desa

Rabu, 4 Februari 2026 14:10 WIB
Image Print
Suasana musrenbangcam Paku di GOR Tampa, Rabu (4/2/2026). ANTARA/HO-MMC Bartim.

Tamiang Layang (ANTARA) - Bupati Barito Timur, Kalimantan Tengah M Yamin menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah kecamatan, desa dan perangkat daerah, agar usulan maupun aspirasi masyarakat dapat terakomodasi secara optimal.

Penekanan itu disampaikan bupati melalui Asisten II Setda Bartim Amrullah saat membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan Kecamatan (Musrenbangcam) Paku di GOR Tampa, Rabu.

"Seluruh usulan pun harus mengacu pada skala prioritas, selaras dengan visi dan misi kepala daerah, serta mendukung arah kebijakan pembangunan," ucapnya.

Dia mengakui musrenbangcam merupakan tahapan penting dalam siklus perencanaan pembangunan daerah. Sebab, dari hasil musrenbangcam itu nantinya menjadi dasar pemerintah kabupaten dalam penyusunan dokumen perencanaan berikutnya.

"Kami berharap melalui musrenbang ini, perencanaan pembangunan di Kecamatan Paku semakin terarah, partisipatif, dan berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat," tandasnya.

Baca juga: Pemkab Bartim himpun 138 usulan pembangunan dari tujuh desa

Seperti dikutip dari MMC Bartim, musrenbangcam Paku dipandu langsung Kepala Bappelitbangda Bartim Franz Sila Utama, dan turut dihadiri camat, para kepala desa, BPD, OPD hingga unsur Forkopimcam setempat.

Camat Paku Paskariadi mengatakan Musrenbangcam merupakan ruang strategis bagi masyarakat dan pemerintah desa untuk menyampaikan kebutuhan pembangunan secara langsung dan Untuk itu, forum ini bukan hanya rutinitas tahunan, tetapi momentum menyatukan visi pembangunan desa dengan arah kebijakan Kabupaten Barito Timur.

"Usulan yang disampaikan hendaknya benar-benar mencerminkan kebutuhan masyarakat, disusun berdasarkan skala prioritas, serta mampu memberi dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan warga," ujar Paskariadi.

Ia juga mengapresiasi kehadiran seluruh pemangku kepentingan, mulai dari unsur pemerintah daerah, perangkat kecamatan, desa, hingga tokoh masyarakat.

"Partisipasi aktif seluruh pihak dinilai menjadi kunci lahirnya perencanaan pembangunan yang tepat sasaran dan berkelanjutan," demikian Paskariadi.

Baca juga: Optimalkan pelayanan, Pemkab Bartim luncurkan penerapan BLUD di seluruh puskesmas

Baca juga: Pemkab Bartim ingatkan Musrenbangcam harus usulan tepat sasaran

Baca juga: Bupati dan Wakil Bupati Bartim ikuti rakornas Pusat dan Daerah 2026 di Bogor



Pewarta :
Editor: Admin 3
COPYRIGHT © ANTARA 2026