Logo Header Antaranews Kalteng

Pleno TPAKD Kalteng, Bupati Barut tekankan sinergi perluasan akses keuangan daerah

Rabu, 11 Februari 2026 16:59 WIB
Image Print
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Barito Utara Bahrum Foderlin Girsang (kanan) pada rapat pleno TPAKD Wilayah Timur Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2026 di Aula Setda Barito Utara Lantai I, Muara Teweh, Selasa (10/02/2026). ANTARA/HO-Prokopim Barito Utara

Muara Teweh (ANTARA) - Bupati Barito Utara,Kalimantan Tengah, Shalahuddin menegaskan pentingnya peran strategis Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) dalam mendukung pembangunan ekonomi daerah yang inklusif, merata, dan berkelanjutan.

Hal tersebut disampaikan dia melalui Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Barito Utara Bahrum Foderlin Girsang pada kegiatan Rapat Pleno TPAKD Wilayah Timur Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2026 di Muara Teweh, Selasa.

Dalam sambutannya, Bupati Barito Utara menyampaikan bahwa TPAKD memiliki peran penting dalam memperluas akses layanan keuangan bagi masyarakat, khususnya pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), petani, nelayan, serta pelaku ekonomi daerah lainnya.

“Melalui sinergi antara pemerintah daerah, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan industri jasa keuangan, kita berupaya mendorong masyarakat agar semakin mudah mengakses layanan keuangan yang aman, terjangkau, dan berkelanjutan,” ujarnya disampaikan Asisten Setda.

Rapat pleno ini, lanjutnya, merupakan momentum strategis untuk melakukan evaluasi atas pelaksanaan program TPAKD sebelumnya sekaligus merumuskan langkah-langkah dan program kerja TPAKD Wilayah Timur Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2026 agar selaras dengan kebutuhan serta potensi daerah.

“Forum ini diharapkan dapat menghasilkan kebijakan dan kesepakatan yang konkret, aplikatif, dan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat di daerah,” tambahnya.

Sejalan dengan arah pembangunan daerah, Bupati Barito Utara juga menekankan pentingnya penguatan literasi dan inklusi keuangan, tidak hanya melalui pembiayaan, tetapi juga melalui edukasi keuangan, digitalisasi layanan, serta penguatan ekosistem ekonomi lokal.

Menurutnya, ketersediaan akses keuangan yang luas bagi masyarakat merupakan pilar penting dalam meningkatkan taraf hidup dan mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah. Oleh karena itu, TPAKD tidak hanya berperan sebagai forum koordinasi, tetapi juga sebagai motor penggerak dalam menciptakan terobosan perluasan akses keuangan.

Melalui rapat pleno tersebut, Bupati menekankan tiga poin utama, yakni pentingnya sinergi program kerja agar selaras dengan kebutuhan riil masyarakat, pengembangan inovasi berbasis potensi daerah dengan memanfaatkan teknologi digital, serta peningkatan literasi dan edukasi keuangan untuk meminimalkan risiko dan mendorong pengelolaan keuangan yang bijak dan produktif.

“Saya berharap seluruh anggota TPAKD dapat memperkuat kolaborasi dan komitmen bersama, sehingga akses keuangan daerah dapat semakin inklusif dan berkeadilan, serta TPAKD benar-benar menjadi motor penggerak pembangunan ekonomi daerah yang berkelanjutan,” pungkasnya.



Pewarta :
Editor: Muhammad Arif Hidayat
COPYRIGHT © ANTARA 2026