Logo Header Antaranews Kalteng

Polda Kalteng mantapkan pengendalian harga dan pasokan pangan jelang Ramadhan

Jumat, 13 Februari 2026 07:10 WIB
Image Print
Suasana rapat koordinasi Hari Besar Keagamaan Nasional, di kantor Gubernur Kalteng, Kamis. ANTARA/HO-Humas Polda Kalteng.

Palangka Raya (ANTARA) - Kepolisian Daerah Kalimantan Tengah melalui Satuan Tugas (Satgas) Pangan memantapkan pengendalian stabilitas harga dan ketersediaan pasokan pangan menjelang Ramadhan 1447 Hijriah.

“Satgas Pangan Polda Kalteng siap menjaga ketersediaan stok dan stabilitas harga bahan kebutuhan pokok menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional tahun 2026,” kata Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Kalteng Kombes Pol Edwar Zulkarnain, saat Rapat Koordinasi Pengendalian Harga dan Pasokan Pangan, Kamis.

Ia menyampaikan, kesiapan tersebut dilakukan melalui langkah-langkah strategis berupa pengawasan langsung terhadap distribusi dan stok pangan di pasar serta pusat distribusi.

Selain itu, Satgas Pangan juga memastikan harga barang kebutuhan pokok tetap sesuai ketentuan dan tidak melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah.

Pengawasan turut difokuskan pada pencegahan praktik curang, seperti penimbunan dan permainan harga yang dapat merugikan masyarakat menjelang Ramadhan dan Idul Fitri.

“Kami memberikan peringatan tegas kepada produsen maupun distributor agar tidak melakukan penimbunan atau memainkan harga komoditas pangan prioritas,” ujarnya.

Baca juga: Sinergi BKSDA Sampit dan warga selamatkan anak trenggiling

Edwar menegaskan, Satgas Pangan Polda Kalteng akan terus melakukan pemantauan intensif di berbagai pasar guna menjaga stabilitas ekonomi dan memastikan kebutuhan pokok masyarakat tetap terpenuhi.

Sementara itu, Staf Ahli Gubernur Kalteng Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan, Yuas Elko, menyampaikan momentum Hari Besar Keagamaan Nasional kerap diiringi dengan meningkatnya permintaan sejumlah komoditas pangan.

Ia mengatakan, pemerintah provinsi bersama pemerintah kabupaten dan kota terus memperkuat koordinasi untuk mengendalikan inflasi daerah, khususnya menjelang Ramadhan 1447 Hijriah.

Fokus pengendalian diarahkan pada 14 komoditas pangan esensial yang menjadi kebutuhan utama masyarakat, sehingga potensi lonjakan harga dapat ditekan sejak dini.

Upaya tersebut didukung melalui sinergi antara pemerintah daerah, Badan Pangan Nasional, Satgas Pangan, serta para pelaku usaha di Kalteng.

“Kami mengharapkan dukungan seluruh kepala daerah dan instansi terkait untuk mengintensifkan pengawasan harga dan memastikan kecukupan stok barang kebutuhan pokok di wilayah masing-masing,” pungkas Yuas.

Baca juga: UMPR meriahkan Pawai Tarhib Ramadhan 1447 H, seluruh fakultas ambil bagian

Baca juga: Nahas! Pemuda Palangka Raya meninggal usai tabrak dump truk

Baca juga: Anggota DPRD Barut apresiasi pertemuan rutin untuk penguatan PAUD



Pewarta :
Uploader: Admin 2
COPYRIGHT © ANTARA 2026