
Studi ungkap sisi kompetitif orang kidal

Jakarta (ANTARA) - Sebuah studi terbaru menemukan bahwa orang kidal cenderung lebih kompetitif dibandingkan dengan mereka yang menggunakan tangan kanan.
Melansir dari laman Psychology Today pada Rabu, sekitar 10,6 persen populasi dunia adalah kidal. Rasio ini relatif stabil selama berabad-abad, yakni sekitar 90 persen orang menggunakan tangan kanan dan 10 persen tangan kiri. Para peneliti lama memperdebatkan mengapa pola ini tidak banyak berubah.
Salah satu teori dalam psikologi evolusioner dikenal sebagai fighting hypothesis menyebutkan bahwa orang kidal memiliki keunggulan dalam situasi kompetitif, seperti pertarungan atau olahraga, karena jumlah mereka yang lebih sedikit membuat gerakan mereka lebih sulit ditebak oleh lawan yang dominan tangan kanan.
Sejumlah penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa orang kidal memiliki keunggulan dalam cabang olahraga seperti anggar dan bulu tangkis. Namun, hingga kini belum ada studi yang secara khusus meneliti kaitan antara dominasi tangan dan sifat kompetitif.
Penelitian terbaru yang dipublikasikan dalam jurnal Scientific Reports itu dipimpin oleh Giulia Prete dari Departemen Psikologi University of Chieti-Pescara, Italia. Tim peneliti melakukan dua eksperimen.
Pada eksperimen pertama, lebih dari 1.100 responden mengisi tes preferensi tangan Edinburgh Handedness Inventory, yaitu kuesioner untuk mengetahui tangan dominan seseorang. Dari data tersebut, peneliti mengidentifikasi 50 orang yang sangat dominan menggunakan tangan kiri dan 483 orang yang sangat dominan tangan kanan.
Para responden juga mengisi kuesioner terkait kepribadian, tingkat kompetitif, depresi, dan kecemasan. Hasil analisis menunjukkan bahwa individu yang sangat dominan menggunakan tangan kanan cenderung menghindari kompetisi karena dipicu kecemasan. Sebaliknya, individu yang sangat dominan menggunakan tangan kiri menunjukkan orientasi kompetitif yang lebih kuat, termasuk dorongan untuk berkembang dan kecenderungan hiperkompetitif.
Temuan ini menunjukkan bahwa orang kidal secara umum lebih nyaman berada dalam situasi persaingan dibandingkan orang uang menggunakan tangan kanan.
Pada eksperimen kedua, sebagian responden diminta melakukan tes keterampilan tangan menggunakan pegboard task, yakni tes untuk mengukur keterampilan motorik halus tangan dan koordinasi jari. Namun, tidak ditemukan hubungan antara kemampuan motorik tangan dengan tingkat kompetitif.Peneliti menyimpulkan bahwa sifat kompetitif pada orang kidal dapat menjadi salah satu potongan penting untuk memahami mengapa proporsi tangan kiri tetap bertahan dalam populasi manusia dari waktu ke waktu.
Pewarta : -
Editor: Admin Portal
COPYRIGHT © ANTARA 2026
