Logo Header Antaranews Kalteng

Samsung Messages ditutup, beralih ke Google Messages

Senin, 6 April 2026 15:52 WIB
Image Print
FILE PHOTO: The logo of Samsung Electronics is seen at its office building in Seoul, South Korea South Korea, October 11, 2017. REUTERS/Kim Hong-Ji (REUTERS/Kim Hong-Ji)

Jakarta (ANTARA) - Samsung mengumumkan akan menghentikan layanan aplikasi pesan bawaannya, Samsung Messages, mulai Juli tahun ini.

Dilansir dari Engadget pada Minggu (5/4) waktu setempat, Samsung menyarankan pengguna yang masih memakai Samsung Messages untuk beralih ke Google Messages sebagai aplikasi pesan utama.

Bagi pengguna di Amerika Serikat, peralihan ke Google Messages menghadirkan dukungan Rich Communication Services (RCS) yang memungkinkan pengiriman media berkualitas tinggi, obrolan grup, serta indikator pengetikan secara real-time lintas sistem operasi.

Meski pengguna ponsel Galaxy berpotensi kehilangan sejumlah opsi kustomisasi khas Samsung Messages, Google Messages menawarkan fitur menarik seperti integrasi kecerdasan buatan berbasis Gemini yang dapat digunakan untuk mengolah foto dalam percakapan.

Selain itu, Google Messages juga memudahkan sinkronisasi percakapan antar perangkat, termasuk ponsel, tablet, hingga arloji pintar.

Langkah ini melanjutkan strategi Samsung yang secara bertahap menghentikan penggunaan aplikasi pesan buatannya sendiri.

Sejak peluncuran beberapa model ponsel seperti Galaxy Z Fold 6 dan Galaxy Z Flip 6, hingga seri Galaxy S25, Samsung diketahui sudah tidak lagi menyematkan Samsung Messages sebagai aplikasi bawaan dan menggantinya dengan Google Messages.

Meski demikian, aplikasi Samsung Messages saat ini masih tersedia untuk diunduh melalui Galaxy Store, dengan tanggal penghentian layanan secara penuh akan diumumkan lebih lanjut melalui aplikasi tersebut.



Pewarta :
Editor: Admin Portal
COPYRIGHT © ANTARA 2026