
Harga bawang di Kobar masih tinggi usai Lebaran

Pangkalan Bun (ANTARA) - Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi, dan UKM (Disperindagkop UKM) Kotawaringin Barat (Kobar), Kalimantan Tengah, menyebutkan terdapat dua komoditas mengalami kenaikan harga sejak usai Lebaran Idul Fitri 1447 Hijriah, yaitu bawang merah dan bawang putih.
"Dua komoditas tersebut di antaranya bawang merah dan bawang putih di awal minggu pertama Bulan April 2026," kata Sekretaris Disperindagkop Kotawaringin Barat Muhamad Suhendra di Pangkalan Bun, Senin.
Dia menjelaskan, bawang putih pada Minggu terakhir bulan Maret 2026 seharga Rp45.000 per kilogramnya dan bawang merah seharga Rp40.000 per kilogramnya.
"Memasuki minggu pertama bulan April bawang merah naik menjadi Rp50.000 per kilogramnya dan bawang putih Rp45.000 per kilogramnya," jelasnya.
Selain kenaikan harga, terdapat juga beberapa komoditas yang mengalami penurunan harga di akhir pekan Maret ke awal April.
Beberapa komoditas tersebut diantaranya cabai merah besar dari harga Rp140.000 turun menjadi Rp70.000 per kilogramnya, cabai merah keriting dari harga Rp150.000 turun menjadi Rp80.000 per kilogramnya.
Baca juga: Wabup Kotawaringin Barat: Inovasi daerah instrumen penting dalam pembangunan
Serta cabai rawit hijau dari harga Rp 120.000 turun menjadi Rp 110.000 per kilogramnya dan cabai rawit merah dari harga Rp 120.000 turun menjadi Rp 110.000 per kilogramnya, serta daging ayam ras (boiler) dari harga Rp 47.000 turun menjadi Rp 45.000 per kilogramnya.
"Namun untuk harga komoditas tersebut dalam kondisi berfluktuatif atau naik turun," ungkapnya.
Suhendra menyampaikan, kondisi di akhir Maret harga minyak goreng curah per liternya juga mengalami kenaikan. Namun memasuki awal bulan April 2026 harga kembali turun.
"Sebelumnya harga minyak goreng curah per liternya itu seharga Rp19.889, kemudian naik menjadi Rp20.000. Namun untuk harga saat ini masih di harga Rp20.000," ujarnya.
Dia menambahkan, data tersebut tercatat berdasarkan hasil pantauan pihaknya langsung ke lapangan.
"Kita kita berkomitmen akan terus melakukan pemantauan untuk memastikan kestabilan harga dan ketersediaan bahan pokok di wilayah Kotawaringin Barat," demikian Muhammad Suhendra.
Baca juga: Moment arus balik, penumpang Bandara Iskandar Pangkalan Bun mencapai 15.749 orang
Baca juga: Pasca libur Lebaran, Bupati Kotawaringin Barat minta ASN maksimalkan pelayanan
Baca juga: Masyarakat Kobar padati objek wisata Pantai Bugam Raya
Pewarta : Safitri RA
Uploader: Admin 2
COPYRIGHT © ANTARA 2026
