
Persis Solo bidik kemenangan atas Arema FC guna hindari zona degradasi

Malang, Jawa Timur (ANTARA) - Pelatih Persis Solo Milomir Seslija menyatakan hasil pertandingan melawan Arema FC di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jawa Timur, esok Sabtu akan menentukan nasib timnya dalam menjauhi zona degradasi.
"Kami akan berjuang sampai akhir karena ini menentukan nasib kami di klasemen," kata Milo dalam konferensi pers di Stadion Kanjuruhan, Jumat.
Persis sementara turun ke urutan ke-16 klasemen Super League setelah Madura United mengungguli tuan rumah Persebaya 2-0 dalam laga malam ini, yang sampai berita ini diturunkan. Madura United kini berada di urutan ke-14.
Jika Madura United mempertahankan keunggulan atas Persebaya hingga akhir pertandingan, maka klub itu akan mengoleksi 26 poin.
Angka itu di atas Persis yang mengumpulkan 24 poin atau terpaut satu poin di bawah peringkat ke-15 Persijap dengan 25 poin.
Jika tim asuhan Milomir Seslija memenangkan pertandingan melawan Arema FC, maka Persis mengumpulkan 27 poin.
Angka itu sudah cukup membawa Persis naik ke peringkat ke-14 guna menggeser Madura United ke peringkat 15.
Tapi jika dikalahkan Arema, perjuangan Persis dalam menjauhi degradasi semakin berat karena Persijap baru bertanding Senin pekan depan melawan sesama tim penghuni "zona merah" Semen Padang.
Milo tak memungkiri laga melawan Arema FC akan berjalan sulit bagi Persis, meski posisi Singo Edan dalam klasemen tak berada di papan atas.
Ia meminta semua pemain agar mengeluarkan kemampuan terbaiknya besok, sekalipun calon lawan yang akan dihadapi memiliki materi pemain berkualitas dan merata di semua lini.
"Tidak mudah bagi kami untuk menghadapi Arema, kualitas mereka sama seperti (Persib) Bandung dan (Persija) Jakarta. Jadi kami akan melawan tim yang bagus besok," kata dia.
Pemain Persis Dodi Alekvan Djin menegaskan skuad sudah siap meladeni tantangan tuan rumah Arema FC.
"Dari sisi pemain, kami sudah siap menghadapi pertandingan besok," tuturnya.
Pewarta : Ananto Pradana
Editor: Admin Portal
COPYRIGHT © ANTARA 2026
