Logo Header Antaranews Kalteng

Pemprov Kalteng siapkan rekrutmen 17 stafsus untuk delapan sektor, simak informasinya

Sabtu, 23 Mei 2026 19:04 WIB
Image Print
Gubernur Kalteng Agustiar Sabran saat berbincang dengan mahasiswa di halaman Istana Isen Mulang, Palangka Raya (20/5/2026). (ANTARA/HO-Biro Adpim Pemprov Kalteng)

Palangka Raya (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) menyiapkan rekrutmen staf khusus (stafsus) dari kalangan mahasiswa untuk membantu mengawal program strategis daerah, termasuk implementasi Kartu Huma Betang Sejahtera.

"Pada tahap awal, pemerintah menyiapkan sebanyak 17 tenaga ahli yang akan ditempatkan pada sekitar delapan sektor berbeda. Dalam satu sektor dimungkinkan terdapat satu hingga dua orang tenaga pendamping," kata Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kalteng Reza Prabowo di Palangka Raya, Sabtu.

Untuk kriteria peserta yang dapat mengikuti rekrutmen atau seleksi, pemprov memprioritaskan kalangan mahasiswa dan lulusan sarjana (S1) dengan usia produktif, batas usia maksimal yang disiapkan diperkirakan di bawah 35 tahun. Rekrutmen rencananya dimulai awal Juni 2026.

Reza menjelaskan skema pembentukan stafsus tersebut telah dilaporkan kepada Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran dan mendapat persetujuan awal.

“Sudah ada beberapa skema yang kami tawarkan kepada Bapak Gubernur, termasuk mekanisme seleksinya dan Alhamdulillah beliau setuju. Mudah-mudahan tidak ada perubahan,” ujarnya.

Baca juga: Hari Jadi ke-69 Kalteng, Gubernur tekankan generasi muda harus jaga identitas budaya

Dia memaparkan nantinya para stafsus dibagi berdasarkan sektor agar dapat bekerja secara optimal. Beberapa sektor yang disiapkan antara lain pertanian, ekonomi, hingga pendidikan.

Meski demikian, tugas utama mereka bukan hanya pada sektor masing-masing, melainkan mengawal kebijakan gubernur, terutama program Kartu Huma Betang Sejahtera yang dinilai memiliki cakupan strategis bagi masyarakat.

“Kartu Huma Betang ini selain menjadi janji politik Bapak Gubernur, juga memuat banyak program strategis, mulai dari kesehatan, pendidikan, bantuan pangan dan lainnya. Karena itu perlu dikawal bersama oleh stafsus yang nantinya menjadi bagian dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah,” terangnya.

Baca juga: Gelar RUPST 2025, Bank Kalteng bagikan dividen Rp184,2 miliar untuk pemda

Baca juga: Gubernur Kalteng tekankan tiga fokus utama DAD

Baca juga: Hari Jadi Kalteng, Ketua DPRD Kobar minta generasi muda pahami sejarah daerah

Baca juga: Wabup Kapuas ajak masyarakat perkuat ketahanan pangan keluarga

Baca juga: Hari Jadi Kalteng, Wabup Kobar harap Kalimantan Tengah semakin maju



Pewarta :
Uploader: Admin 1
COPYRIGHT © ANTARA 2026