
Sebanyak 243 PNS baru diminta perkuat kualitas pelayanan publik Pemkab Pulpis

Pulang Pisau (ANTARA) - Bupati Pulang Pisau, Kalimantan Tengah, Ahmad Rifa’i mengingatkan sekaligus meminta kepada 243 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), telah diangkat menjadi PNS setelah diambil sumpah janjinya, harus dapat memperkuat kualitas pelayanan publik.
"Para PNS ini baru ini harus dapat meningkatkan pembentukan budaya kerja yang profesional, cepat, transparan dan humanis," kata Rifa’i di Pulang Pisau, Selasa.
Dirinya juga berharap seluruh PNS yang baru diangkat mampu menjaga etika kerja, loyalitas dan disiplin dalam menjalankan tugas. PNS juga diharapkan terus mengembangkan potensi serta meningkatkan kompetensi diri.
"Peningkatan potensi diri dapat memberikan pelayanan yang profesional dan berkontribusi terhadap kemajuan pembangunan daerah," jelasnya.
Ia mengatakan ASN memiliki fungsi strategis dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat. Pemerintah daerah saat ini, terangnya, membutuhkan ASN yang mampu bekerja adaptif terhadap perkembangan teknologi serta mampu bekerja secara kolaboratif.
"Jadilah ASN yang mampu memberikan solusi efektif, inovatif dan tepat sasaran bukan justru menambah persoalan birokrasi," tegas Rifa'i.
Orang nomor satu di lingkup Pemkab Pulpis ini pun berharap para PNS yang baru diangkat, dapat terus meningkatkan semangat kerja dan dedikasi dalam menjalankan tugas sebagai ASN. Semangat pengabdian menjadi modal utama dalam mendukung berbagai program pembangunan yang dilaksanakan Pemkab Pulpis.
"Mereka ini menjadi motor penggerak kami untuk membangun Pulang Pisau ke depannya menjadi lebih baik, lebih maju dan lebih berjaya," katanya.
Baca juga: Wabup Pulang Pisau: Jadikan Idul Adha momentum tingkatkan keimanan
Dikatakan Ahmad Rifa’i pentingnya menanamkan jiwa pengabdian yang berorientasi pada kepentingan masyarakat, bukan untuk kepentingan pribadi maupun kelompok tertentu. Pembangunan sumber daya manusia harus menjadi prioritas agar mampu menciptakan generasi yang kompetitif dan berdaya saing.
"Pengabdian itu tidak boleh mementingkan kelompok, perorangan ataupun golongan karena pembangunan kita utamakan untuk membangun Pulang Pisau,” tegasnya.
Dirinya mengingatkan kepada para ASN lingkup pemerintahan setempat untuk menghindari segala bentuk pelanggaran disiplin dan penyalahgunaan wewenang.
"Tindakan yang dapat merugikan institusi harus dihindari serta memegang teguh nilai-nilai dasar ASN berakhlak," demikian Rifa'i.
Baca juga: Puluhan penari di Pulang Pisau antusias ikuti uji kompetensi
Baca juga: Pemkab Pulang Pisau salurkan 50 hewan kurban
Baca juga: Pemkab Pulang Pisau terima bantuan tujuh ekor hewan kurban
Pewarta : Adi Waskito/Dita Marsena
Uploader: Admin 3
COPYRIGHT © ANTARA 2026
