Logo Header Antaranews Kalteng

Bupati Kapuas minta 42 calon Paskibraka ikuti pusdiklat dengan disiplin

Kamis, 6 Agustus 2026 15:00 WIB
Image Print
Bupati Kapuas, Muhammad Wiyatno, mengukuhkan Pelaksana DPPI Tingkat Kabupaten Kapuas, Periode 2026–2030, Rabu sore (5/8/2026). ANTARA/HO-Diskominfosantik Kapuas

Kuala Kapuas (ANTARA) - Bupati Kapuas, Kalimantan Tengah, Muhammad Wiyatno, meminta kepada 42 calon anggota Paskibraka yang akan mengikuti pemusatan pendidikan dan pelatihan (pusdiklat), agar seluruh peserta mengikuti setiap tahapan dengan disiplin, penuh semangat, dan rasa tanggung jawab.

"Jadikan setiap materi, latihan, dan pembinaan sebagai sarana membentuk karakter, memperkuat mental, meningkatkan jiwa kepemimpinan, serta menanamkan semangat pengabdian kepada bangsa dan negara Republik Indonesia," kata Wiyatno di Kuala Kapuas, Rabu.

Hal itu disampaikannya, usai membuka Pusdiklat Paskibraka Tingkat Kabupaten Kapuas Tahun 2026, sekaligus mengukuhkan Pelaksana Duta Pancasila Paskibraka Indonesia (DPPI) tingkat kabupaten setempat, Periode 2026–2030. Kegiatan dilaksanakan di salah satu aula hotel di Kuala Kapuas.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Kapuas tersebut dihadiri Sekda Kapuas Usis I Sangkai, sejumlah kepala perangkat daerah, para pembina dan pelatih Paskibraka, purna Paskibraka, serta anggota Paskibraka Kabupaten Kapuas Tahun 2026.

Wiyatno menegaskan, Pemkab Kapuas berkomitmen mewujudkan pembangunan yang berorientasi pada peningkatan kualitas sumber daya manusia sebagai bagian dari visi daerah, yakni mewujudkan masyarakat Kabupaten Kapuas yang berdaya saing, sejahtera, indah, aman, dan religius.

Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari kemajuan fisik dan ekonomi, tetapi juga dari lahirnya generasi muda yang memiliki integritas, jiwa nasionalisme, mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman, serta tetap berpegang teguh pada nilai-nilai Pancasila sebagai dasar kehidupan berbangsa dan bernegara.

"Bukan hanya menjadi pasukan pengibar bendera pada peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia, Paskibraka merupakan wadah pembentukan karakter generasi muda yang berlandaskan nilai-nilai Pancasila, cinta tanah air, disiplin, tanggung jawab, kepemimpinan, dan semangat gotong royong," ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Wiyatno juga menyampaikan ucapan selamat kepada Pelaksana DPPI Kabupaten Kapuas yang resmi dikukuhkan.

“Amanah yang saudara emban bukan hanya sebuah kehormatan, tetapi juga tanggung jawab moral untuk terus menjaga semangat kebangsaan, memperkuat persatuan, serta menjadi inspirasi bagi generasi muda Kabupaten Kapuas," katanya.

Ia juga menegaskan, keberadaan DPPI memiliki peran strategis sebagai mitra pemerintah dalam membumikan nilai-nilai Pancasila di kalangan generasi muda.

“Karena itu, para Duta Pancasila diharapkan mampu menjadi teladan, penggerak persatuan, perekat kebhinnekaan, sekaligus pelopor berbagai kegiatan positif di tengah masyarakat,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Kapuas, Yunabut dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut Keputusan Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Nomor 50 Tahun 2024 tentang Tata Cara Pengangkatan Pertama Kali Pelaksana DPPI Tingkat provinsi dan kabupaten/kota.

Kegiatan ini juga mengacu pada Peraturan BPIP Nomor 3 Tahun 2022 sebagaimana telah diubah dengan Peraturan BPIP Nomor 5 Tahun 2023 yang mengamanatkan bahwa calon Paskibraka terpilih wajib mengikuti pemusatan pendidikan dan pelatihan sebelum melaksanakan tugas pengibaran dan penurunan Duplikat Bendera Pusaka pada peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia.

Yunabut menjelaskan, sebanyak tujuh orang purna Paskibraka Kabupaten Kapuas resmi diangkat sebagai Pelaksana DPPI Tingkat Kabupaten Kapuas Periode 2026–2030 setelah melalui proses penjaringan sesuai ketentuan BPIP.

Adapun peserta Pemusatan Pendidikan dan Pelatihan Paskibraka Tahun 2026 berjumlah 42 orang yang terdiri atas 24 putra dan 18 putri. Mereka merupakan peserta terbaik yang lolos dari 130 orang yang mengikuti proses seleksi dan berasal dari berbagai SMA, SMK, serta MA di Kapuas.

“Selama 14 hari ke depan, para peserta akan menjalani pendidikan dan pelatihan sebagai bekal sebelum bertugas sebagai Pasukan Pengibar Bendera Pusaka pada upacara pengibaran dan penurunan Bendera Merah Putih dalam rangka Peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tingkat Kabupaten Kapuas,” demikian Yunabut.

Baca juga: TP PKK Kapuas optimalkan pelaksanaan 10 program pokok hingga desa

Baca juga: Pemkab Kapuas siapkan tukar guling aset untuk penataan kawasan perkantoran

Baca juga: Legislator Kapuas pertanyakan pemadaman listrik bergilir berlanjut



Pewarta :
Uploader: Admin 2
COPYRIGHT © ANTARA 2026