Pawai tarhib Ramadhan 1447 Hijriah di Palangka Raya
- 12 February 2026 16:50 WIB
Presiden Joko Widodo (tengah) menyampaikan sambutan ketika menutup rembuk nasional aktivis '98 di JI Expo, Kemayoran, Jakarta, Sabtu (7/7). Rembuk nasional aktivis '98 yang diikuti puluhan ribu peserta tersebut presiden mengimbau untuk menjaga persatuan dan kesatuan, terlebih menjelang perhelatan Pilpres 2019 yang membuat masyarakat dapat dengan mudah terpecah belah karena perbedaan sikap politik. ANTARA FOTO/Wahyu Putro
Presiden Joko Widodo menghadiri penutupan rembuk nasional aktivis '98 di JI Expo, Kemayoran, Jakarta, Sabtu (7/7). Rembuk nasional aktivis '98 yang diikuti puluhan ribu peserta tersebut presiden mengimbau untuk menjaga persatuandan kesatuan, terlebih menjelang perhelatan Pilpres 2019 yang membuat masyarakat dapat dengan mudah terpecah belah karena perbedaan sikap politik. ANTARA FOTO/Wahyu Putro A
Presiden Joko Widodo menyalami peserta ketika menutup rembuk nasional aktivis '98 di JI Expo, Kemayoran, Jakarta, Sabtu (7/7). Rembuk nasional aktivis '98 yang diikuti puluhan ribu peserta tersebut presiden mengimbau untuk menjaga persatuandan kesatuan, terlebih menjelang perhelatan Pilpres 2019 yang membuat masyarakat dapat dengan mudah terpecah belah karena perbedaan sikap politik. ANTARA FOTO/Wahyu Putro A
Presiden Joko Widodo (kiri) bersama keluarga korban tragedi '98 menutup rembuk nasional aktivis '98 di JI Expo, Kemayoran, Jakarta, Sabtu (7/7). Rembuk nasional aktivis '98 yang diikuti puluhan ribu peserta tersebut presiden mengimbau untuk menjaga persatuandan kesatuan, terlebih menjelang perhelatan Pilpres 2019 yang membuat masyarakat dapat dengan mudah terpecah belah karena perbedaan sikap politik. ANTARA FOTO/Wahyu Putro A