Sinterklas pun harus bayar pajak di Ukraina
Jumat, 28 Desember 2012 16:03 WIB
Kantor pelayanan pajak di Ukraina mengingatkan pekerja hiburan yang mencari uang dengan berperan menjadi Did Moroz, sebutan lokal untuk Sinterklas, untuk membayar pajak penghasilan. (REUTERS/Tobias Schwarz) istimewa
Jakarta (ANTARA
News) - Ukraina, yang kas negaranya sedang cekak, mengingatkan pekerja
di bisnis hiburan yang mencari uang dengan berpura-pura menjadi Did
Moroz--versi lokal Sinterklas-- dan para pembantunya untuk membayar
pajak penghasilan.
Pemerintah bekas negara Soviet itu sedang menghadapi kewajiban untuk membayar utang luar negeri sebesar sembilan miliar dolar AS yang jatuh tempo tahun 2013.
Defisit anggaran negara itu juga naik hampir tiga kali lipat selama Januari-Oktober tahun ini menjadi lebih dari empat miliar dolar AS.
Setelah mempelajari iklan di Internet, kantor pelayanan pajak negara itu mengetahui bahwa seorang Did Moroz dan perempuan pembantunya yang disebut Snihuronka (Gadis Salju) menghasilkan 30 dolar AS hingga 440 dolar AS per jam di ibukota Kiev selama musim ini.
"Warga negara dengan pekerjaan semacam itu perlu mengisi formulir dan membayar pajak," demikian pernyataan kantor pelayanan pajak yang dikutip Reuters.
Kantor pelayanan pajak mengatakan bahwa mereka dilarang untuk melakukan pemeriksaan pajak pada usaha kecil, namun mereka mendesak warga sipil Ukraina untuk melaporkan tindakan untuk menghindari pajak yang dilakukan para Sinterklas lokal.
(M048)
Pemerintah bekas negara Soviet itu sedang menghadapi kewajiban untuk membayar utang luar negeri sebesar sembilan miliar dolar AS yang jatuh tempo tahun 2013.
Defisit anggaran negara itu juga naik hampir tiga kali lipat selama Januari-Oktober tahun ini menjadi lebih dari empat miliar dolar AS.
Setelah mempelajari iklan di Internet, kantor pelayanan pajak negara itu mengetahui bahwa seorang Did Moroz dan perempuan pembantunya yang disebut Snihuronka (Gadis Salju) menghasilkan 30 dolar AS hingga 440 dolar AS per jam di ibukota Kiev selama musim ini.
"Warga negara dengan pekerjaan semacam itu perlu mengisi formulir dan membayar pajak," demikian pernyataan kantor pelayanan pajak yang dikutip Reuters.
Kantor pelayanan pajak mengatakan bahwa mereka dilarang untuk melakukan pemeriksaan pajak pada usaha kecil, namun mereka mendesak warga sipil Ukraina untuk melaporkan tindakan untuk menghindari pajak yang dilakukan para Sinterklas lokal.
(M048)
Pewarta :
Editor : Ronny
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Saya jadi bakal cawapres tak keluar uang sepeser pun, kata Mahfud MD
19 October 2023 13:24 WIB, 2023
Jokowi jamin investasi dan keberlanjutan IKN terlepas siapa pun presidennya
07 June 2023 14:04 WIB, 2023
Polisi ingatkan warga tak dirikan apa pun di jalur kereta cepat Jakarta-Bandung
20 May 2023 19:35 WIB, 2023
Terpopuler - Internasional
Lihat Juga
Donald Trump tolak hak kembali warga Palestina dalam rencananya untuk Gaza
11 February 2025 9:13 WIB