Tito Kei tewas ditembak di depan warung
Sabtu, 1 Juni 2013 16:39 WIB
Seorang polisi menjaga warung TKP penembakan Fransiskus Refra (Tito Kei) di perumahan Taman Tytian Indah, Medan Satria, Bekasi, Sabtu (1/6). (ANTARA FOTO/Paramayuda)Ist
Jakarta (ANTARA
News) - Adik Jhon Refra Kei, Tito Kei, tewas ditembak seseorang tidak
dikenal saat main kartu domino bersama empat orang temannya di depan
warung rokok di Jalan Raya Titian Indah Bekasi, Jawa Barat, Jumat pukul
20.00 WIB.
"Kronologis kejadian berawal sewaktu Tito, Gerry, Han dan Petrus sedang bermain kartu domino, tiba-tiba ada orang mendekat dan mengeluarkan tembakan," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Rikwanto saat dihubungi wartawan di Jakarta, Jumat.
Selain menembak Tito, pelaku juga menembak pemilik warung rokok Ratim (70) hingga meninggal dunia.
Rikwanto menyebutkan Tito mengalami luka tembak pada bagian kepala belakang menembus hingga ke depan.
Penyidik masih menyelidiki identitas pelaku dan melakukan olah tempat kejadian perkara, serta memeriksa seorang saksi bernama Popon yang merupakan putri dari Ratim.
"Saksi mendengar dua kali letusan," ujar Rikwanto.
Saat ini, jenazah kedua korban berada di Rumah Sakit Ananda Jalan Sultan Agung Kelurahan Medan Satria Kecamatan Medan Satria, Bekasi.
Polisi menemukan barang bukti berupa sebutir proyektil peluru dan sebutir selongsong.(T014/Z002)
"Kronologis kejadian berawal sewaktu Tito, Gerry, Han dan Petrus sedang bermain kartu domino, tiba-tiba ada orang mendekat dan mengeluarkan tembakan," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Rikwanto saat dihubungi wartawan di Jakarta, Jumat.
Selain menembak Tito, pelaku juga menembak pemilik warung rokok Ratim (70) hingga meninggal dunia.
Rikwanto menyebutkan Tito mengalami luka tembak pada bagian kepala belakang menembus hingga ke depan.
Penyidik masih menyelidiki identitas pelaku dan melakukan olah tempat kejadian perkara, serta memeriksa seorang saksi bernama Popon yang merupakan putri dari Ratim.
"Saksi mendengar dua kali letusan," ujar Rikwanto.
Saat ini, jenazah kedua korban berada di Rumah Sakit Ananda Jalan Sultan Agung Kelurahan Medan Satria Kecamatan Medan Satria, Bekasi.
Polisi menemukan barang bukti berupa sebutir proyektil peluru dan sebutir selongsong.(T014/Z002)
Pewarta :
Editor : Ronny
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Kasus kekerasan seksual santriwati di Pati berlanjut, polisi layangkan panggilan kedua
06 May 2026 21:55 WIB
Polda Kalteng gelar tes psikologi Bintara Polri 2026 ukur kesiapan mental dan kognitif
28 April 2026 13:25 WIB