Hinca Panjaitan: Penghentian Kompetisi ISL 2015 Mengikat Semua Klub
Minggu, 3 Mei 2015 9:26 WIB
Jakarta (ANTARA News) - Wakil Ketua Umum PSSI, Hinca Panjaitan,
menyatakan, keputusan PSSI yang telah menghentikan kompetisi Indonesia
Super League (ISL) 2015 tidak hanya mengikat kepada PT Liga Indonesia
tetapi juga untuk semua klub di bawah naungan PSSI.
"Ini juga berlaku untuk seluruh perangkat pertandingan dan semua pemangku kepentingan yang terlibat dengan PSSI," kata Panjaitan, setelah rapat dengan anggota Komite Eksekutif PSSI, di kantor PSSI, Jakarta, Sabtu (2/5).
Menurut Panjaitan, apabila mereka melanggar kewajibannya sebagai anggota PSSI atas keputusan tersebut, maka tentu saja ada sanksi yang akan diterima.
"Konsekuensinya sama dengan PSSI, jika melanggar kewajibannya sebagai anggota AFC dan FIFA tentu
dihukum," katanya.
Pada Sabtu sore (2/5), PSSI memutuskan menghentikan seluruh kompetisi Indonesia Super League (ISL) 2015 setelah PSSI menyatakan keadaan force majeure.
"Menurut regulasi kompetisi, maka dianggap seluruh kompetisi ISL 2015 tidak ada atau selesai tetapi tidak tuntas," kata Pucuk Pimpinan Manajemen PT Liga Indonesia, Joko Driyono setelah rapat dengan anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI.
Menurut Joko, keputusan tersebut akan ditindaklanjuti kepada seluruh klub dalam rapat direksi PT Liga Indonesia.
"Karena akan memiliki dampak terhadap hubungan liga dengan klub, liga dengan mitra, dan klub dengan pemain," katanya.
"Ini juga berlaku untuk seluruh perangkat pertandingan dan semua pemangku kepentingan yang terlibat dengan PSSI," kata Panjaitan, setelah rapat dengan anggota Komite Eksekutif PSSI, di kantor PSSI, Jakarta, Sabtu (2/5).
Menurut Panjaitan, apabila mereka melanggar kewajibannya sebagai anggota PSSI atas keputusan tersebut, maka tentu saja ada sanksi yang akan diterima.
"Konsekuensinya sama dengan PSSI, jika melanggar kewajibannya sebagai anggota AFC dan FIFA tentu
dihukum," katanya.
Pada Sabtu sore (2/5), PSSI memutuskan menghentikan seluruh kompetisi Indonesia Super League (ISL) 2015 setelah PSSI menyatakan keadaan force majeure.
"Menurut regulasi kompetisi, maka dianggap seluruh kompetisi ISL 2015 tidak ada atau selesai tetapi tidak tuntas," kata Pucuk Pimpinan Manajemen PT Liga Indonesia, Joko Driyono setelah rapat dengan anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI.
Menurut Joko, keputusan tersebut akan ditindaklanjuti kepada seluruh klub dalam rapat direksi PT Liga Indonesia.
"Karena akan memiliki dampak terhadap hubungan liga dengan klub, liga dengan mitra, dan klub dengan pemain," katanya.
Pewarta :
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Dinkes Kapuas dan PLN kerja sama jaringan listrik untuk RS Pratama Pujon
04 March 2025 17:19 WIB, 2025
Kadinkes Kapuas: Pemeriksaan kesehatan penting bagi jamaah calon haji
24 February 2025 17:46 WIB, 2025
Dinkes Kapuas minta isu kesehatan jadi perhatian di Musrenbang kecamatan
21 January 2025 21:09 WIB, 2025
Dinkes Kapuas libatkan empat bidang awasi program makan bergizi gratis
16 January 2025 22:03 WIB, 2025