Wabup Seruyan Serahkan Bantuan Penderita Usus Buntu
Jumat, 9 Oktober 2015 15:52 WIB
Penderita usus buntu, Fitrianto (66) warga Kuala Pembuang, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah kian parah dan memerlukan bantuan dermawan. (Foto Antara Kalteng/Fahrian)
Kuala Pembuang (Antara Kalteng) - Wakil Bupati Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah Yulhaidir menyerahkan bantuan biaya pengobatan kepada penderita usus buntu, Fitrianto (66) warga Kuala Pembuang.
"Ini sebagai bentuk kepedulian dan rasa kemanusiaan terhadap sesama," katanya di Kuala Pembuang, Jumat.
Ia berharap, bantuan uang tunai yang dihimpun dari para dermawan, termasuk sejumlah kepala satuan kerja perangkat daerah (SKPD) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) dapat digunakan untuk membantu biaya pengobatan Fitrianto.
"Kita semua berharap semoga beliau cepat sembuh, dan dapat beraktivitas seperti sedia kala," katanya.
Wakil bupati yang maju lewat jalur independen ini menambahkan, sebagai bentuk kepedulian terhadap warganya. Saat ini Pemkab juga sedang melakukan proses administrasi untuk mengeluarkan bantuan dana sosial pengobatan bagi Fitrianto.
"Saat ini sedang dalam proses, mudah-mudahan dalam waktu dekat bisa dikeluarkan dan diserahkan kepada pihak keluarga Fitrianto, diharapkan bantuan yang diberikan ini nantinya dapat meringankan beban penderita dan keluarga," katanya.
Istri Fitrianto Rasadiah menceritakan, penyakit yang diderita suaminya terjadi pada awal Januari 2015. Setelah divonis menderita usus buntu, Firtianto kemudian dibawa ke RSUD dr Murjani Sampit untuk dioperasi.
"Setelah operasi, karena terlalu banyak beraktivitas bekas jahitan di perutnya sobek, dan harus menjalani operasi kembali sebanyak tiga kali," katanya.
Karena tidak kunjung membaik, terpaksa dilarikan ke rumah sakit di Banjarmasin. Sempat dirawat sekitar satu bulan, dan disarankan kontrol saat menjalani masa pemulihan, namun karena tidak punya biaya anjuran itu terabaikan.
"Kami selaku keluarga mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan wakil bupati. Mudah-mudahan dengan adanya bantuan ini suami saya dapat kembali diobati setelah pengobatannya sempat terabaikan karena tidak ada biaya," katanya.
"Ini sebagai bentuk kepedulian dan rasa kemanusiaan terhadap sesama," katanya di Kuala Pembuang, Jumat.
Ia berharap, bantuan uang tunai yang dihimpun dari para dermawan, termasuk sejumlah kepala satuan kerja perangkat daerah (SKPD) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) dapat digunakan untuk membantu biaya pengobatan Fitrianto.
"Kita semua berharap semoga beliau cepat sembuh, dan dapat beraktivitas seperti sedia kala," katanya.
Wakil bupati yang maju lewat jalur independen ini menambahkan, sebagai bentuk kepedulian terhadap warganya. Saat ini Pemkab juga sedang melakukan proses administrasi untuk mengeluarkan bantuan dana sosial pengobatan bagi Fitrianto.
"Saat ini sedang dalam proses, mudah-mudahan dalam waktu dekat bisa dikeluarkan dan diserahkan kepada pihak keluarga Fitrianto, diharapkan bantuan yang diberikan ini nantinya dapat meringankan beban penderita dan keluarga," katanya.
Istri Fitrianto Rasadiah menceritakan, penyakit yang diderita suaminya terjadi pada awal Januari 2015. Setelah divonis menderita usus buntu, Firtianto kemudian dibawa ke RSUD dr Murjani Sampit untuk dioperasi.
"Setelah operasi, karena terlalu banyak beraktivitas bekas jahitan di perutnya sobek, dan harus menjalani operasi kembali sebanyak tiga kali," katanya.
Karena tidak kunjung membaik, terpaksa dilarikan ke rumah sakit di Banjarmasin. Sempat dirawat sekitar satu bulan, dan disarankan kontrol saat menjalani masa pemulihan, namun karena tidak punya biaya anjuran itu terabaikan.
"Kami selaku keluarga mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan wakil bupati. Mudah-mudahan dengan adanya bantuan ini suami saya dapat kembali diobati setelah pengobatannya sempat terabaikan karena tidak ada biaya," katanya.
Pewarta : Fahrian Adriannoor
Editor : Zaenal A.
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Terpopuler - Seruyan
Lihat Juga
Kapolres Seruyan cari akar permasalahan pencurian sawit di perusahaan
30 January 2025 16:54 WIB, 2025
Kembali gelar reses, DPRD Seruyan serap aspirasi pembangunan di Sungai Perlu
23 January 2025 13:39 WIB, 2025