Hanya 2 Bulan, Polres Seruyan Targetkan Kuala Pembuang Bebas Zenith, Benarkah?
Selasa, 2 Agustus 2016 19:07 WIB
Ilustrasi - Zenith (Foto Antara)
Kuala Pembuang (Antara Kalteng) - Kepolisian Resor Seruyan, Kalimantan Tengah menargetkan Kuala Pembuang sebagai ibu kota kabupaten tersebut dapat terbebas dari peredaran pil koplo jenis Carnophen atau Zenith dalam dua bulan ke depan.
"Sesuai dengan perintah Kapolres, dalam dua bulan ke depan Kuala Pembuang harus bebas dari peredaran Zenith," kata Kasat Reskrim Polres Seruyan AKP Triyo Sugiyono di Kuala Pembuang, Selasa.
Untuk mewujudkan target tersebut, Polres Seruyan telah membentuk tim khusus terdiri dari personel gabungan Satreskrim dan Satnarkoba yang akan bertugas memburu para pengedar Zenith di Kuala Pembuang.
Tim khusus ini akan bekerja keras memburu dan menyisir pengedar Zenith sehingga Kuala Pembuang benar-benar bebas dari peredaran Zenith, setelah Kuala Pembuang baru nanti penyisiran dilanjutkan ke kecamatan lain di Seruyan, katanya.
Selain membentuk tim khusus, Polres Seruyan juga terus aktif melakukan sosialisasi bahaya narkoba termasuk bahaya mengkonsumsi Zenith ke sekolah-sekolah, perguruan tinggi, hingga ke desa-desa.
Bahkan bekerjasama dengan Badan Narkotika Kabupaten (BNK), Polres Seruyan juga kerap melakukan tes urine secara mendadak terhadap pegawai di sejumlah Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) setempat dan personel Polres Seruyan berserta jajaran.
Tujuannya adalah mencegah meluasnya peredaran narkoba. Kalau ada yang mengkonsumsi narkoba, bisa dideteksi secara dini, katanya.
Berdasarkan catatan kepolisian, selama beberapa beberapa tahun terakhir jumlah kasus narkoba di Seruyan cenderung meningkat, dan hingga Agustus 2016 tidak kurang dari 30 kasus narkoba yang berhasil diungkap oleh Polres Seruyan.
Parahnya lagi, peredaran narkoba di Seruyan tidak hanya terjadi di ibukota kabupaten atau kecamatan, tapi kini sudah merambah hingga ke pelosok desa, khususnya untuk peredaran obat daftar G jenis Carnophen atau Zenith.
Tumbuh suburnya peredaran Zenith di "Bumi Gawi Hatantiring" dipicu oleh beberapa faktor di antaranya adalah faktor ekonomi serta rendahnya vonis pengadilan yang dijatuhkan kepada para bandar Zenith yakni rata-rata di bawah satu tahun.
"Sesuai dengan perintah Kapolres, dalam dua bulan ke depan Kuala Pembuang harus bebas dari peredaran Zenith," kata Kasat Reskrim Polres Seruyan AKP Triyo Sugiyono di Kuala Pembuang, Selasa.
Untuk mewujudkan target tersebut, Polres Seruyan telah membentuk tim khusus terdiri dari personel gabungan Satreskrim dan Satnarkoba yang akan bertugas memburu para pengedar Zenith di Kuala Pembuang.
Tim khusus ini akan bekerja keras memburu dan menyisir pengedar Zenith sehingga Kuala Pembuang benar-benar bebas dari peredaran Zenith, setelah Kuala Pembuang baru nanti penyisiran dilanjutkan ke kecamatan lain di Seruyan, katanya.
Selain membentuk tim khusus, Polres Seruyan juga terus aktif melakukan sosialisasi bahaya narkoba termasuk bahaya mengkonsumsi Zenith ke sekolah-sekolah, perguruan tinggi, hingga ke desa-desa.
Bahkan bekerjasama dengan Badan Narkotika Kabupaten (BNK), Polres Seruyan juga kerap melakukan tes urine secara mendadak terhadap pegawai di sejumlah Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) setempat dan personel Polres Seruyan berserta jajaran.
Tujuannya adalah mencegah meluasnya peredaran narkoba. Kalau ada yang mengkonsumsi narkoba, bisa dideteksi secara dini, katanya.
Berdasarkan catatan kepolisian, selama beberapa beberapa tahun terakhir jumlah kasus narkoba di Seruyan cenderung meningkat, dan hingga Agustus 2016 tidak kurang dari 30 kasus narkoba yang berhasil diungkap oleh Polres Seruyan.
Parahnya lagi, peredaran narkoba di Seruyan tidak hanya terjadi di ibukota kabupaten atau kecamatan, tapi kini sudah merambah hingga ke pelosok desa, khususnya untuk peredaran obat daftar G jenis Carnophen atau Zenith.
Tumbuh suburnya peredaran Zenith di "Bumi Gawi Hatantiring" dipicu oleh beberapa faktor di antaranya adalah faktor ekonomi serta rendahnya vonis pengadilan yang dijatuhkan kepada para bandar Zenith yakni rata-rata di bawah satu tahun.
Pewarta : Fahrian Adriannoor
Editor : Ronny
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Legislator Kalteng minta pembangunan jalan dan jembatan di Kotim-Seruyan dipercepat
03 June 2026 15:35 WIB
Komitmen membangun daerah, PT Indotruba Tengah serahkan bantuan melalui program CSR
08 April 2026 16:05 WIB
Mantan Kadiskominfo Seruyan jalani sidang perdana terkait dugaan korupsi internet
18 December 2025 23:17 WIB
Kejati Kalteng limpahkan dua tersangka korupsi internet Seruyan ke Pengadilan
05 December 2025 14:51 WIB
Legislator Kalteng sebut kerusakan jalan di wilayah Seruyan memprihatinkan
13 November 2025 21:47 WIB
Penangkapan Kadis Kominfo Seruyan terkait dugaan korupsi internet Rp1,5 miliar
23 October 2025 22:44 WIB
Dugaan korupsi internet Rp1,5 miliar, Kadis Kominfo Seruyan ditangkap Kejati Kalteng
23 October 2025 18:59 WIB
DPRD Kalteng minta pemerintah optimalkan pengembangan pariwisata di Kotim dan Seruyan
21 October 2025 15:57 WIB
Terpopuler - Seruyan
Lihat Juga
Komitmen membangun daerah, PT Indotruba Tengah serahkan bantuan melalui program CSR
08 April 2026 16:05 WIB
OJK-Pemkab Seruyan tingkatkan pemahaman pelaku UMKM tentang keuangan syariah
19 September 2025 7:32 WIB
Kapolres Seruyan cari akar permasalahan pencurian sawit di perusahaan
30 January 2025 16:54 WIB, 2025
Kembali gelar reses, DPRD Seruyan serap aspirasi pembangunan di Sungai Perlu
23 January 2025 13:39 WIB, 2025