KSOP: Pelabuhan Segintung Layak Untuk Dioperasionalkan
Selasa, 27 September 2016 4:55 WIB
Pelabuhan Samudera Teluk Sigintung, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah dengan panjang trestle 1.400 meter siap dioperasionalkan untuk aktivitas bongkar muat kapal barang. (Foto Antara Kalteng/Fahrian A)
Kuala Pembuan (Antara Kalteng) - Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Kuala Pembuang, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah mendukung operasional Pelabuhan Samudera Teluk Segintung yang akan dilakukan oleh pemerintah kabupaten tersebut.
"Kita mendukung apabila Pelabuhan Segintung benar-benar dioperasionalkan sebagaimana yang rencananya akan dilakukan oleh Pemkab Seruyan," kata Pelaksana Harian Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kuala Pembuang Abdullah di Kuala Pembuang, Senin.
Ia mengatakan, berdasarkan hasil peninjauan di lapangan, Pelabuhan Segintung yang menghadap Laut Jawa sudah layak untuk dioperasionalkan, dan beberapa kali hasil uji coba Kapal Motor Bukit Patung bisa sandar di pelabuhan tanpa menemui kendala apapun.
"Beberapa kali kita coba kapal sandar, dan tidak ada masalah," katanya.
Ia menjelaskan, selama belum dioperasionalkannya Pelabuhan Segintung, maka aktivitas kapal, khususnya bongkar muat akan tetap dilakukan di Dermaga KP3 yang dibangun Pemkab di dekat muara Sungai Seruyan.
Namun, kapal yang ingin masuk dan sandar ke Dermaga KP3 seringkali terkendala dengan air muara Sungai Seruyan yang surut sehingga harus menunggu air pasang untuk bisa masuk ke Sungai Seruyan.
"Saat surut, air di muara Sungai Seruyan ke dalamnya tidak mencapai satu meter, terpaksa kapal harus menunggu air pasang, saat pasang pun kalau lambung kapal besar juga tidak bisa masuk dan harus bongkar muatan dulu baru bisa lewat, tentu ini perlu biaya lebih besar," katanya.
Berbeda dengan di muara Sungai Seruyan, keadaan air di wilayah Pelabuhan Segintung yang menghadap Laut Jawa lebih dalam, dengan rata-rata ke dalam 4,5 meter maka jalan kapal akan menjadi lancar.
Meski demikian, pada musim gelombang besar Pelabuhan Segintung hanya dapat disandari kapal dengan ukuran 500 gross tonnage (GT), sedangkan musim teduh dapat disandari kapal dengan ukuran di bawah 100 GT.
"Tapi paling tidak dengan dioperasionalkannya Pelabuhan Segintung maka perusahaan pelayaran atau pemilik kapal bisa memilih nanti mau sandar di mana dengan memperhitungkan keamanan serta biaya yang dikeluarkan, dan itu juga menjadi peluang bagi pendapatan daerah," katanya.
"Kita mendukung apabila Pelabuhan Segintung benar-benar dioperasionalkan sebagaimana yang rencananya akan dilakukan oleh Pemkab Seruyan," kata Pelaksana Harian Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kuala Pembuang Abdullah di Kuala Pembuang, Senin.
Ia mengatakan, berdasarkan hasil peninjauan di lapangan, Pelabuhan Segintung yang menghadap Laut Jawa sudah layak untuk dioperasionalkan, dan beberapa kali hasil uji coba Kapal Motor Bukit Patung bisa sandar di pelabuhan tanpa menemui kendala apapun.
"Beberapa kali kita coba kapal sandar, dan tidak ada masalah," katanya.
Ia menjelaskan, selama belum dioperasionalkannya Pelabuhan Segintung, maka aktivitas kapal, khususnya bongkar muat akan tetap dilakukan di Dermaga KP3 yang dibangun Pemkab di dekat muara Sungai Seruyan.
Namun, kapal yang ingin masuk dan sandar ke Dermaga KP3 seringkali terkendala dengan air muara Sungai Seruyan yang surut sehingga harus menunggu air pasang untuk bisa masuk ke Sungai Seruyan.
"Saat surut, air di muara Sungai Seruyan ke dalamnya tidak mencapai satu meter, terpaksa kapal harus menunggu air pasang, saat pasang pun kalau lambung kapal besar juga tidak bisa masuk dan harus bongkar muatan dulu baru bisa lewat, tentu ini perlu biaya lebih besar," katanya.
Berbeda dengan di muara Sungai Seruyan, keadaan air di wilayah Pelabuhan Segintung yang menghadap Laut Jawa lebih dalam, dengan rata-rata ke dalam 4,5 meter maka jalan kapal akan menjadi lancar.
Meski demikian, pada musim gelombang besar Pelabuhan Segintung hanya dapat disandari kapal dengan ukuran 500 gross tonnage (GT), sedangkan musim teduh dapat disandari kapal dengan ukuran di bawah 100 GT.
"Tapi paling tidak dengan dioperasionalkannya Pelabuhan Segintung maka perusahaan pelayaran atau pemilik kapal bisa memilih nanti mau sandar di mana dengan memperhitungkan keamanan serta biaya yang dikeluarkan, dan itu juga menjadi peluang bagi pendapatan daerah," katanya.
Pewarta : Fahrian Adriannoor
Editor : Zaenal A.
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pemkab Gunung Mas minta Pertamina jaga ketersediaan BBM hingga tingkat Pertashop
16 May 2026 17:03 WIB
Terpopuler - Seruyan
Lihat Juga
Komitmen membangun daerah, PT Indotruba Tengah serahkan bantuan melalui program CSR
08 April 2026 16:05 WIB
OJK-Pemkab Seruyan tingkatkan pemahaman pelaku UMKM tentang keuangan syariah
19 September 2025 7:32 WIB
Kapolres Seruyan cari akar permasalahan pencurian sawit di perusahaan
30 January 2025 16:54 WIB, 2025
Kembali gelar reses, DPRD Seruyan serap aspirasi pembangunan di Sungai Perlu
23 January 2025 13:39 WIB, 2025