Logo Header Antaranews Kalteng

Kelotok pengangkut sembako karam di DAS Kapuas, tiga penumpang selamat

Senin, 11 Mei 2026 16:04 WIB
Image Print
Petugas Tim Gabungan melakukan evakuasi- Sebuah perahu bermesin atau kelotok pedagang yang karam di DAS Kapuas, Senin (11/5/2026) pagi. ANTARA/HO-BPBD Kapuas.

Kuala Kapuas (ANTARA) - Sebuah perahu bermesin atau kelotok dilaporkan karam di Daerah Aliran Sungai (DAS) Kapuas, tepatnya di Desa Bamban Raya, Kecamatan Bataguh, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, pada Senin (11/5) pagi.

“Berdasarkan laporan petugas kami di lapangan, kejadian sekitar pukul 08.30 WIB. Dalam peristiwa tersebut, tiga orang penumpang berhasil selamat setelah dievakuasi oleh tim gabungan,” kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kapuas, Pangeran S. Pandingan, di Kuala Kapuas.

Baca juga: Kebakaran di Kapuas hanguskan rumah sekaligus gudang sembako, dua warga terluka

Informasi kejadian korban yang berada di dalam perahu diketahui bernama Asmini (55), Rahimah (42), dan Jumiati (30). Seluruh korban selamat tanpa korban jiwa.

Berdasarkan laporan awal, perahu tersebut berangkat sekitar pukul 08.00 WIB dari Kecamatan Tamban Catur menuju Desa Terusan. Ketiga penumpang diketahui hendak berdagang ke Pasar Desa Terusan dengan membawa sejumlah barang sembako menggunakan perahu bermesin.

Baca juga: Si jago merah mengamuk di Kapuas, satu korban alami luka bakar

Namun, saat berada di tengah sungai, perahu yang mereka gunakan mengalami kebocoran.

Pemilik perahu, Asmini, berupaya menyandarkan perahu ke tepian sungai untuk menghindari tenggelam. Karena tidak menemukan tempat yang aman untuk bersandar, perahu akhirnya menepi ke semak-semak di bantaran sungai sebelum karam.

Mendapat laporan kejadian tersebut, tim gabungan dari BPBD Kabupaten Kapuas, Satpolairud Polres Kapuas, Dinas Perhubungan Kapuas, pihak kecamatan, serta aparat desa langsung menuju lokasi untuk melakukan proses evakuasi terhadap korban dan barang-barang yang dibawa.

Baca juga: BPBD dan Dinsos Kapuas diperintahkan segera bantu korban kebakaran

Dalam kejadian itu, satu unit perahu bermesin mengalami kerusakan dan sejumlah barang sembako turut terdampak.

Hingga saat ini, penyebab pasti kebocoran perahu masih dalam penyelidikan pihak berwenang.

“Kami mengimbau masyarakat yang menggunakan transportasi sungai agar selalu memastikan kondisi perahu dalam keadaan layak sebelum berlayar, terutama saat membawa penumpang dan barang dagangan,” demikian Pangeran S. Pandingan.

Baca juga: Empat rumah di Kapuas Barat ludes terbakar

Baca juga: Kebakaran saat pagi hanguskan rumah warga di Kapuas



Pewarta :
Uploader: Ronny
COPYRIGHT © ANTARA 2026