Logo Header Antaranews Kalteng

IPSI Kotim seleksi atlet unggulan hadapi Porprov XIII Kalteng

Selasa, 12 Mei 2026 05:20 WIB
Image Print
IPSI Kotim laksanakan seleksi atlet untuk persiapan ikut serta dalam Porprov XIII Kalteng, Senin (11/5/2026). ANTARA/HO-Dokumentasi Pribadi

Sampit (ANTARA) - Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah, melaksanakan seleksi atlet untuk menghadapi Pra Porprov XIII Kalteng sebagai upaya mempertahankan prestasi pencak silat yang sebelumnya menjadi salah satu penyumbang medali terbanyak bagi Kotim.

“Hari ini dari kami melaksanakan seleksi untuk Pra Porprov XIII Kalteng yang diikuti oleh 65 atlet dari berbagai perguruan yang berhimpun di IPSI Kotim. Kelasnya sendiri ada sekitar 13 kelas yang dipertandingkan dan direncanakan berlangsung selama dua hari,” kata Ketua IPSI Kotim Riskon Fabiansyah di Sampit, Senin.

Ia menyampaikan, seleksi yang dilaksanakan di Gedung Olahraga (GOR) indoor voli, Stadion 29 November Sampit, itu berlangsung selama dua hari dengan mempertandingkan 13 kelas yang diikuti atlet-atlet terbaik dari perguruan yang berada di bawah naungan IPSI Kotim.

Ia juga menyebutkan, bahwa pencak silat sebelumnya mampu menyumbangkan hasil cukup membanggakan bagi Kotim pada ajang Porprov Kalteng sebelumnya, yakni dengan raihan tujuh medali emas, enam perak dan lima perunggu.

Capaian tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi IPSI Kotim untuk kembali dipertahankan pada Porprov XIII Kalteng yang akan digelar di Kabupaten Kotawaringin Barat.

Riskon mengakui persiapan yang dimiliki IPSI Kotim saat ini relatif lebih terlambat dibanding sejumlah daerah lain yang juga mulai mempersiapkan atletnya menghadapi pesta olahraga tingkat provinsi tersebut.

“Kalau kita mengacu kepada raihan porprov sebelumnya, tentu bukan hal yang mudah untuk mempertahankannya. Memang kalau melihat persiapan, kita agak terlambat dibanding kabupaten lain yang akan berlaga di Porprov di Kotawaringin Barat nanti,” ujarnya.

Baca juga: Staf BKPSDM Kotim pilih mengundurkan diri imbas perkara SK palsu

Meski begitu, ia menegaskan pihaknya tetap optimistis mampu meraih hasil maksimal walaupun dihadapkan pada keterbatasan persiapan maupun pendanaan yang ada saat ini.

IPSI Kotim juga masih menunggu arahan dari KONI terkait jumlah kuota kelas yang nantinya dipertandingkan pada cabang olahraga pencak silat di Porprov XIII Kalteng, sehingga jumlah atlet yang akan dipersiapkan secara final masih belum dapat dipastikan.

“Nanti kita melihat karena dari KONI sendiri kita belum mendapatkan informasi valid terkait berapa kuota kelas yang diperbolehkan. Jadi kita masih menunggu petunjuk dari KONI Kotim,” tandasnya.

Sementara itu, Sekretaris Umum KONI Kotim Huzaifah mengapresiasi langkah IPSI Kotim yang mulai melaksanakan seleksi atlet lebih awal sebagai bagian dari persiapan menuju Porprov XIII Kalteng 2026 di Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat.

Menurutnya, IPSI merupakan salah satu cabang olahraga andalan Kotim karena pada Porprov Kalteng 2023 berhasil menjadi penyumbang medali terbanyak bagi daerah tersebut.

“Kami atas nama pengurus KONI Kotim sangat mengapresiasi kegiatan hari ini. Kami optimis karena IPSI merupakan salah satu penyumbang medali terbanyak waktu Porprov Kalteng tahun 2023,” ucap Huzaifah.

Baca juga: Kejati Kalteng dalami dugaan penyimpangan dana hibah Pilkada Kotim

KONI Kotim pun optimistis IPSI kembali mampu memberikan prestasi terbaik pada Porprov Kalteng berikutnya, karena melihat komitmen dan semangat para pengurus maupun atlet dalam menjalani persiapan.

Selain pencak silat, ia juga menyebutkan sebagian besar cabang olahraga yang akan diberangkatkan ke Porprov XIII Kalteng juga sudah mulai melaksanakan tahapan seleksi atlet.

“Dari 32 cabor di Kotim yang didaftarkan ke Porprov, saat ini sudah hampir 75 persen melakukan seleksi,” sebutnya.

KONI Kotim juga terus melakukan pemantauan langsung terhadap proses persiapan masing-masing cabang olahraga, termasuk meninjau kegiatan latihan maupun seleksi yang dilaksanakan oleh setiap pengurus cabang olahraga.

Ia mencontohkan beberapa cabang olahraga yang sudah dipantau di antaranya taekwondo, akuatik hingga IPSI yang saat ini sedang menggelar seleksi atlet.

Ia menilai atlet-atlet yang dimiliki masing-masing cabang olahraga saat ini masih memiliki kemampuan dan kualitas untuk bersaing pada Porprov XIII Kalteng 2026 di Pangkalan Bun.

“Pada prinsipnya dari hasil pengamatan kami, motivasi seluruh cabor untuk persiapan Porprov sangat tinggi. Semua cabor yang kami pantau selama ini menunjukkan keseriusan untuk berprestasi,” demikian Huzaifah.

Baca juga: Tiga peringatan nasional jadi momentum perkuat sinergi pembangunan di Kotim

Baca juga: Dinas SDABMBKPRKP Kotim kerahkan tiga ekskavator bersihkan drainase antisipasi banjir

Baca juga: Disdik Kotim pastikan insentif guru PAUD di tengah efisiensi anggaran



Pewarta :
Uploader: Admin 2
COPYRIGHT © ANTARA 2026