Barito Utara seleksi maskot flora-fauna daerah
Rabu, 9 Mei 2018 11:20 WIB
Pemkab Barito Utara dan panitia sayembara menggelar rapat penyaringan flora dan fauna sebagai maskot daerah di Muara Teweh, Selasa. (Foto Diskominfosandi Barut)
Muara Teweh (Antaranews Kalteng) - Pemerintah Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah, kini melakukan seleksi terhadap sayembara maskot flora dan fauna yang telah diusulkan masyarakat kepada panitia.
"Dari 36 jenis flora yang masuk berhasil ditapis atau disaring menjadi tujuh jenis dan 21 jenis fauna diseleksi menjadi dua jenis yang nantinya diseleksi kembali untuk ditetapkan menjadi maskot daerah," kata Kepala Dinas Lingkunga Hidup Barito Utara Suriawan Prihandi di Muara Teweh, Rabu.
Menurut Suriawan, tujuh jenis flora yang disaring itu antara lain Bawang Dayak, Karantungen, Anggrek Tebu, Tabat Barito, Tengkawang dan Mata Kucing, sedangkan dua fauna yakni Saluang Teweh dan Rusa Kalimantan.
Hasil penapisan ini akan diseleksi lagi, peserta yang sudah tersaring akan mempresentasikan flora dan fauna usulannya mengenai makna dan aspek filosofis nya dalam acara simposium yang nanti digelar pada Juli 2018 nanti dengan menghadirkan para pakar dan tokoh masyarakat.
"Hasil penyaringan awal ini dilakukan dengan rapat bersama panitia guna menjadi bahan seleksi tahap selanjutnya," katanya.
Suriawan mengatakan dengan pengumuman dan sayembara maskot untuk daerah ini diharapkan, maskot daerah yang nanti akan terpilih dapat menjadi kebanggaan masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Barito Utara.
Penetapan kriteria maskot Kabupaten Barito Utara dalam rangka menindaklanjuti keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 48 Tahun 1989 tentang Pedoman Penetapan Identitas Flora dan Fauna Daerah.
"Maskot yang terpilih nanti sebagai sarana untuk meningkatkan kepedulian dan kesadaran masyarakat untuk dapat berperan serta dalam menjaga dan melestarikan ciri khas daerah. Serta sebagai promosi kepariwisataan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pengembangan, pembudidayaan dan pelestarian maskot kabupaten," ujar Suriawan.
"Dari 36 jenis flora yang masuk berhasil ditapis atau disaring menjadi tujuh jenis dan 21 jenis fauna diseleksi menjadi dua jenis yang nantinya diseleksi kembali untuk ditetapkan menjadi maskot daerah," kata Kepala Dinas Lingkunga Hidup Barito Utara Suriawan Prihandi di Muara Teweh, Rabu.
Menurut Suriawan, tujuh jenis flora yang disaring itu antara lain Bawang Dayak, Karantungen, Anggrek Tebu, Tabat Barito, Tengkawang dan Mata Kucing, sedangkan dua fauna yakni Saluang Teweh dan Rusa Kalimantan.
Hasil penapisan ini akan diseleksi lagi, peserta yang sudah tersaring akan mempresentasikan flora dan fauna usulannya mengenai makna dan aspek filosofis nya dalam acara simposium yang nanti digelar pada Juli 2018 nanti dengan menghadirkan para pakar dan tokoh masyarakat.
"Hasil penyaringan awal ini dilakukan dengan rapat bersama panitia guna menjadi bahan seleksi tahap selanjutnya," katanya.
Suriawan mengatakan dengan pengumuman dan sayembara maskot untuk daerah ini diharapkan, maskot daerah yang nanti akan terpilih dapat menjadi kebanggaan masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Barito Utara.
Penetapan kriteria maskot Kabupaten Barito Utara dalam rangka menindaklanjuti keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 48 Tahun 1989 tentang Pedoman Penetapan Identitas Flora dan Fauna Daerah.
"Maskot yang terpilih nanti sebagai sarana untuk meningkatkan kepedulian dan kesadaran masyarakat untuk dapat berperan serta dalam menjaga dan melestarikan ciri khas daerah. Serta sebagai promosi kepariwisataan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pengembangan, pembudidayaan dan pelestarian maskot kabupaten," ujar Suriawan.
Pewarta : Kasriadi
Editor : Zaenal A.
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
BKSDA respons positif rencana taman satwa Kotim, beri manfaat bagi masyarakat
31 January 2024 6:19 WIB, 2024
Puan Maharani ajak Ibu Negara Korsel tinjau flora-fauna di Istana Batu Tulis
08 September 2023 15:15 WIB, 2023
Terpopuler - Barito Utara
Lihat Juga
Halalbihalal, Bupati Barito Utara tekankan integritas dan profesionalisme ASN
25 March 2026 15:59 WIB
Pastikan mudik aman, Kapolda Kalteng tinjau Operasi Ketupat Telabang di Barito Utara
23 March 2026 16:33 WIB
Momentum Lebaran, Shalahuddin perkuat sinergi dengan Forkopimda dan tokoh masyarakat
23 March 2026 15:50 WIB
Open House, Shalahuddin ajak masyarakat jadikan Lebaran titik awal perbaiki diri
22 March 2026 20:12 WIB