Ratusan peserta ikuti lomba burung berkicau Barut
Minggu, 15 Juli 2018 18:58 WIB
Direktur PDAM Barito Utara Agus Surjanto (baju putih) membuka secara resmi lomba burung berkicau PDAM Cup I Barito Utara, di halaman GOR Bulu Tangkis Jalan Pramuka Muara Teweh, Minggu. (Foto Antara Kalteng/Kasriadi)
Muara Teweh (Antaranews Kalteng) - Ratusan peserta mengikuti kontes atau lomba burung berkicau PDAM Cup I Barito Utara, Kalimantan Tengah di halaman GOR Bulu Tangkis Jalan Pramuka kota setempat, Minggu.
Lomba kicau burung ini pesertanya selain dari Barito Utara (Barut) juga dari Palangka Raya, Puruk Cahu, Buntok, Tamiyang Layang, Ampah serta Amuntai dan Banjarmasin, Kalimantan Selatan.
Kelas yang dilombakan di antaranya Kacer A dan B, LB Dewasa, LB Balibu A dan B, Campuran Bebas, Murai Batu A dan B, Cucak Hijau A dan B, Kenari dan LB Dewasa yang dibagi beberapa kelas yakni Executif, PDAM, Favorit, Sejati dan Bintang.
Direktur PDAM Barito Utara Agus Surjanto mengatakan lomba burung bakicau dalam rangka memeriahkan HUT Kabupaten Barito Utara didukung Polres Barito Utara dan Kodim 1013 Muara Teweh serta para pecinta burung.
Selain itu kata Agus Surjanto, ingin menunjukan kepada masyarakat tentang keindahan dan mengenal lebih dekat jenis burung yang ada. Kegiatan ini rencana akan jadi ajang tahunan agar peminatnya tambah banyak lagi dan dia harapkan tim juri dalam penilaian harus benar-benar sportif dan jangan sampai ribut.
"Para juara nantinya akan memperebutkan uang tunai dan trophy serta berbagai doorprize," katanya.
Agus memberi contoh pengalaman, jangan sampai orangnya yang ribut bukan malah burungnya yang ribut, peserta harus diam dan mendengarkan dengan baik burungnya berkicau.
"Kita berharap kegiatan ini juga dapat menyatukan komunitas ini dalam bentuk silaturrahmi sehingga komunitas ini bisa memberi pembelajaran bagi masyarakat bahwa burung harus dipelihara, agar menghasilkan sesuatu yang dapat bermanfaat bagi masyarakat," kata Agus.
Lomba kicau burung ini pesertanya selain dari Barito Utara (Barut) juga dari Palangka Raya, Puruk Cahu, Buntok, Tamiyang Layang, Ampah serta Amuntai dan Banjarmasin, Kalimantan Selatan.
Kelas yang dilombakan di antaranya Kacer A dan B, LB Dewasa, LB Balibu A dan B, Campuran Bebas, Murai Batu A dan B, Cucak Hijau A dan B, Kenari dan LB Dewasa yang dibagi beberapa kelas yakni Executif, PDAM, Favorit, Sejati dan Bintang.
Direktur PDAM Barito Utara Agus Surjanto mengatakan lomba burung bakicau dalam rangka memeriahkan HUT Kabupaten Barito Utara didukung Polres Barito Utara dan Kodim 1013 Muara Teweh serta para pecinta burung.
Selain itu kata Agus Surjanto, ingin menunjukan kepada masyarakat tentang keindahan dan mengenal lebih dekat jenis burung yang ada. Kegiatan ini rencana akan jadi ajang tahunan agar peminatnya tambah banyak lagi dan dia harapkan tim juri dalam penilaian harus benar-benar sportif dan jangan sampai ribut.
"Para juara nantinya akan memperebutkan uang tunai dan trophy serta berbagai doorprize," katanya.
Agus memberi contoh pengalaman, jangan sampai orangnya yang ribut bukan malah burungnya yang ribut, peserta harus diam dan mendengarkan dengan baik burungnya berkicau.
"Kita berharap kegiatan ini juga dapat menyatukan komunitas ini dalam bentuk silaturrahmi sehingga komunitas ini bisa memberi pembelajaran bagi masyarakat bahwa burung harus dipelihara, agar menghasilkan sesuatu yang dapat bermanfaat bagi masyarakat," kata Agus.
Pewarta : Kasriadi
Editor : Zaenal A.
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Bangunan sarang walet lima lantai di Kapuas terbakar, kerugian ditaksir ratusan juta
30 June 2025 21:10 WIB
Karantina dan BKSDA Sampit gagalkan penyelundupan 54 burung ke luar pulau
25 October 2024 17:13 WIB, 2024
Bapenda Gumas gencar sosialisasikan kenaikan pajak sarang burung walet
09 August 2024 14:05 WIB, 2024
Penyelundupan 2.830 ekor satwa ilegal digagalkan di pelabuhan Bakauheni
17 February 2024 16:20 WIB, 2024
Terpopuler - Hiburan
Lihat Juga
Reza Rahadian ungkap ketertarikan perankan film bertema sosial dan kemanusiaan
07 May 2026 19:14 WIB