Bupati Barsel: Bursa Inovasi Desa sarana belajar bagi desa
Selasa, 30 Oktober 2018 10:40 WIB
Bupati Barito Selatan, Eddy Raya Samsuri (tengah) bersama istri berfoto dengan Forkopinda, Ketua KONI, dan Kepala Desa di Kecamatan Karau Kuala pada kegiatan Bursa Inovasi Desa di Buntok, Senin (29/10/18). (Foto Antarakalteng/Bayu Ilmiawan).
Buntok (Antaranews Kalteng) - Bupati Barito Selatan, Kalimantan Tengah Eddy Raya Samsuri mengatakan Bursa Inovasi Desa (BID) merupakan sarana belajar bagi Desa yang ada di daerah itu.
"Dalam kegiatan ini, Desa akan memperoleh berbagai informasi, dan kegiatan inovasi yang dapat mendukung pembangunan Desa," katanya saat membuka kegiatan Bursa Inovasi Desa di Buntok, Senin.
Disamping itu juga, dalam kegiatan tersebut juga sebagai ajang pertukaran cara-cara atau solusi yang dinilai inovatif, terutama terkait kegiatan pembangunan Desa.
Ia berharap dengan adanya kegiatan ini, akan dapat memberikan keleluasaan bagi desa dalam lingkup kecamatan untuk melakukan pertukaran inovasi, dan membangun komitmen desa dalam replikasi.
"Karena BID ini merupakan salah satu sarana yang dapat menjembatani sumber daya lokal dengan pemanfaatan Dana Desa (DD) yang lebih efektif sehingga lebih berkomitmen dalam membangun desa dengan meningkatkan program yang lebih bermakna untuk membangun desa," ucapnya.
Dengan demikian lanjut dia, penggunaan dana desa lebih efektif sehingga dengan inovasi tersebut desa bisa menjadi lebih mandiri.
Untuk itu ia mengharapkan melalui kegiatan ini, pemerintahan desa dapat menemukan ide-ide inovasi terbarukan dalam memaksimalkan Dana Desa (DD), dan Alokasi Dana Desa (ADD) untuk pembangunan desanya masing-masing.
Sementara Sekretaris Dinas Sosial, Pemberdayaan Masyarakat Desa (DSPMD) Barito Selatan, Akhmad Haitami menyampaikan, program inovasi desa yang salah satu kegiatannya BID ini dalam upaya mendorong produktivitas, dan pertumbuhan ekonomi perdesaan.
"Selain itu juga bertujuan untuk membangun kapasitas desa yang berkelanjutan dalam upaya meningkatkan kemandirian, dan kesejahteraan sosial ekonomi masyarakat desa," tambah dia.
Ia berharap melalui kegiatan ini dapat menjawab keperluan desa terhadap layanan teknis yang berkualitas, dan memacu munculnya inovasi, serta solusi inovatif dalam menggunakan DD, dan ADD secara tepat, serta seefektif mungkin.
Kegiatan Bursa Inovasi Desa yang berlangsung di Gedung Pertemuan Umum (GPU) Jaro Pirarahan Buntok tersebut dihadiri Kepala Desa, dan sejumlah anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD).
"Dalam kegiatan ini, Desa akan memperoleh berbagai informasi, dan kegiatan inovasi yang dapat mendukung pembangunan Desa," katanya saat membuka kegiatan Bursa Inovasi Desa di Buntok, Senin.
Disamping itu juga, dalam kegiatan tersebut juga sebagai ajang pertukaran cara-cara atau solusi yang dinilai inovatif, terutama terkait kegiatan pembangunan Desa.
Ia berharap dengan adanya kegiatan ini, akan dapat memberikan keleluasaan bagi desa dalam lingkup kecamatan untuk melakukan pertukaran inovasi, dan membangun komitmen desa dalam replikasi.
"Karena BID ini merupakan salah satu sarana yang dapat menjembatani sumber daya lokal dengan pemanfaatan Dana Desa (DD) yang lebih efektif sehingga lebih berkomitmen dalam membangun desa dengan meningkatkan program yang lebih bermakna untuk membangun desa," ucapnya.
Dengan demikian lanjut dia, penggunaan dana desa lebih efektif sehingga dengan inovasi tersebut desa bisa menjadi lebih mandiri.
Untuk itu ia mengharapkan melalui kegiatan ini, pemerintahan desa dapat menemukan ide-ide inovasi terbarukan dalam memaksimalkan Dana Desa (DD), dan Alokasi Dana Desa (ADD) untuk pembangunan desanya masing-masing.
Sementara Sekretaris Dinas Sosial, Pemberdayaan Masyarakat Desa (DSPMD) Barito Selatan, Akhmad Haitami menyampaikan, program inovasi desa yang salah satu kegiatannya BID ini dalam upaya mendorong produktivitas, dan pertumbuhan ekonomi perdesaan.
"Selain itu juga bertujuan untuk membangun kapasitas desa yang berkelanjutan dalam upaya meningkatkan kemandirian, dan kesejahteraan sosial ekonomi masyarakat desa," tambah dia.
Ia berharap melalui kegiatan ini dapat menjawab keperluan desa terhadap layanan teknis yang berkualitas, dan memacu munculnya inovasi, serta solusi inovatif dalam menggunakan DD, dan ADD secara tepat, serta seefektif mungkin.
Kegiatan Bursa Inovasi Desa yang berlangsung di Gedung Pertemuan Umum (GPU) Jaro Pirarahan Buntok tersebut dihadiri Kepala Desa, dan sejumlah anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD).
Pewarta : Bayu Ilmiawan
Editor : Ronny
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pemkab Barsel gandeng berbagai pihak perkuat ketahanan pangan dan lindungi perempuan
19 May 2026 14:34 WIB
Bupati Barsel: Kerja sama pemda dengan badan usaha instrumen strategis percepat pembangunan
21 January 2026 16:05 WIB
Bupati: Pemkab Barsel senantiasa buka ruang kemitraan konstruktif dengan insan pers
17 December 2025 15:53 WIB
Peringati Hari Jadi Barito Selatan, Gubernur ajak semua bergerak pacu pembangunan
23 September 2025 15:18 WIB
Barsel Expo dan Festival Dahani Dahanai gerakkan ekonomi hingga lestarikan budaya
18 September 2025 9:17 WIB
Bupati Barsel: Kehadiran kas keliling susur sungai penting bagi masyarakat DAS Barito
20 August 2025 12:43 WIB
Terpopuler - Barito Selatan
Lihat Juga
Pemkab Barsel gandeng berbagai pihak perkuat ketahanan pangan dan lindungi perempuan
19 May 2026 14:34 WIB