Ternyata kebiasaan menyimpan spons cuci piring ini salah
Rabu, 28 November 2018 16:48 WIB
Ilustrasi spons cuci piring (pixabay)
Jakarta (Antaranews Kalteng) - Coba perhatikan spons di bak cuci piring di rumah Anda, apakah benda itu dibiarkan tergenang di cairan pembersih?
Itu merupakan kesalahan lazim yang membuat bakteri bebas berkembang biak.
Spesialis mikrobiologi klinik Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI), dr. Yulia Rosa Saharman, Sp.MK, mengatakan spons yang baru dipakai harus segera dibersihkan dari busa-busa sabun yang tersisa, kemudian dikeringkan.
"Setelah dicuci, tidak boleh sama sekali memasukkannya lagi ke air sabun karena bakteri suka tempat lembab, mudah tumbuh di situ," kata Yulia di Jakarta, Rabu.
Dalam studi dalam Scientific Reports pada 2017, peneliti menemukan ada 362 jenis bakteri yang bersembunyi di celah-celah spons.
Mereka bersembunyi hingga 45 miliar per sentimeter persegi, sama dengan jumlah yang ditemukan dalam sampel tinja.
Mengeringkan spons setelah digunakan sama dengan meminimalisasi potensi bakteri berkembang biak pada benda yang digunakan untuk membersihkan peralatan makan.
Yulia menyarankan untuk menaruh spons dalam tempat khusus yang kering sehingga tidak tercampur dengan air sabun.
Berdasarkan penelitian, spons cuci piring sebaiknya diganti sepekan sekali.
Itu merupakan kesalahan lazim yang membuat bakteri bebas berkembang biak.
Spesialis mikrobiologi klinik Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI), dr. Yulia Rosa Saharman, Sp.MK, mengatakan spons yang baru dipakai harus segera dibersihkan dari busa-busa sabun yang tersisa, kemudian dikeringkan.
"Setelah dicuci, tidak boleh sama sekali memasukkannya lagi ke air sabun karena bakteri suka tempat lembab, mudah tumbuh di situ," kata Yulia di Jakarta, Rabu.
Dalam studi dalam Scientific Reports pada 2017, peneliti menemukan ada 362 jenis bakteri yang bersembunyi di celah-celah spons.
Mereka bersembunyi hingga 45 miliar per sentimeter persegi, sama dengan jumlah yang ditemukan dalam sampel tinja.
Mengeringkan spons setelah digunakan sama dengan meminimalisasi potensi bakteri berkembang biak pada benda yang digunakan untuk membersihkan peralatan makan.
Yulia menyarankan untuk menaruh spons dalam tempat khusus yang kering sehingga tidak tercampur dengan air sabun.
Berdasarkan penelitian, spons cuci piring sebaiknya diganti sepekan sekali.
Pewarta : Nanien Yuniar
Editor : Admin Kalteng
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Legislator Kotim usulkan rumah singgah bagi warga berobat di Palangka Raya
18 October 2025 17:24 WIB
JKN bantu pengobatan suami, warga Muara Teweh ini bersyukur semua biaya ditanggung
11 February 2025 6:50 WIB, 2025
Pemerintah tera ulang timbangan pengusaha cuci pakaian di Palangka Raya
03 February 2025 14:21 WIB, 2025
Berikut waktu tepat pakai sabun dan hand sanitizer untuk bersihkan tangan
24 April 2024 16:50 WIB, 2024
Dokter sarankan jangan langsung mencuci muka setelah terpapar matahari
29 February 2024 17:55 WIB, 2024
Simbol pembersihan jiwa, warga Tionghoa di Sampit cuci rupang Jelang Imlek
04 February 2024 21:00 WIB, 2024
Rutin cuci darah, warga ini terbantu JKN ditanggung Pemkab Barito Utara
28 November 2023 15:50 WIB, 2023
Terpopuler - Hiburan
Lihat Juga
Reza Rahadian ungkap ketertarikan perankan film bertema sosial dan kemanusiaan
07 May 2026 19:14 WIB