Konsumsi baso dan es bersamaan akibatkan kanker, ternyata Hoaks
Rabu, 16 Januari 2019 12:35 WIB
Ilustrasi (ANTARA FOTO/Mohammad Ayudha)
Jakarta (ANTARA/Jacx) - Dalam sebuah postingan di media sosial melalui platform Facebook terdapat informasi melalui video bahwa mengkonsumi baso bersamaan dengan minum air es dapat mengakibatkan kanker.
Klaim : Bahaya makan Bakso yang disertai dengan minum es dapat menimbulkan Kanker.
Rating : Salam/Misinformasi
Penjelasan :
Penelusuran dari Tim Anti Hoaks dan Radikalisme Subdit Pengendalian Konten Internet Kementerian Komunikasi dan Informatika, mengutip dari media, Dekan Fakultas kedokteran UI Prof Dr dr Ari Fahrial Syam mengatakan informasi tersebut tidak benar. Menurutnya sampai saat ini belum ada yang bisa memastikan penyebab pasti munculnya sel kanker dalam tubuh seseorang.
Sementara itu dalam sebuah kesempatan, Menteri Kesehatan Nila Moeloek mengingatkan kepada masyarakat agar memperhatikan kesehatan lingkungan untuk mencegah dari terpapar zat-zat penyebab kanker.
"Kanker itu secara teori pengaruh dari lingkungan, lingkungan itu cukup besar memengaruhi. Saya agak khawatir dengan kanker kalau lingkungan tidak diperbaiki kanker akan banyak sekali meningkat," kata Nila di Kementerian Kesehatan Jakarta, Kamis, saat menanggapi penyakit yang dialami Ustad Arifin Ilham.
Dia menjelaskan tentang zat yang sifatnya karsinogenik yang bisa memicu sel tubuh normal berubah menjadi sel kanker bila terpapar secara terus-menerus oleh zat karsinogen.
Klaim : Bahaya makan Bakso yang disertai dengan minum es dapat menimbulkan Kanker.
Rating : Salam/Misinformasi
Penjelasan :
Penelusuran dari Tim Anti Hoaks dan Radikalisme Subdit Pengendalian Konten Internet Kementerian Komunikasi dan Informatika, mengutip dari media, Dekan Fakultas kedokteran UI Prof Dr dr Ari Fahrial Syam mengatakan informasi tersebut tidak benar. Menurutnya sampai saat ini belum ada yang bisa memastikan penyebab pasti munculnya sel kanker dalam tubuh seseorang.
Sementara itu dalam sebuah kesempatan, Menteri Kesehatan Nila Moeloek mengingatkan kepada masyarakat agar memperhatikan kesehatan lingkungan untuk mencegah dari terpapar zat-zat penyebab kanker.
"Kanker itu secara teori pengaruh dari lingkungan, lingkungan itu cukup besar memengaruhi. Saya agak khawatir dengan kanker kalau lingkungan tidak diperbaiki kanker akan banyak sekali meningkat," kata Nila di Kementerian Kesehatan Jakarta, Kamis, saat menanggapi penyakit yang dialami Ustad Arifin Ilham.
Dia menjelaskan tentang zat yang sifatnya karsinogenik yang bisa memicu sel tubuh normal berubah menjadi sel kanker bila terpapar secara terus-menerus oleh zat karsinogen.
Pewarta : Tim Jacx dan Kominfo
Editor : Admin Kalteng
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Benarkah Raffi Ahmad buka situs judi untuk bantu rakyat? Ini faktanya
27 October 2024 11:02 WIB, 2024
Benarkah Jokowi dan Prabowo menyanyikan lagu Cinta dan Permata? Ini faktanya
15 October 2024 12:02 WIB, 2024
Benarkah Prabowo Subianto resmikan partai baru besutan Anies Baswedan? Ini faktanya
03 October 2024 8:36 WIB, 2024
Bawaslu Kotim: Peran media penting untuk lawan hoax jelang Pilkada
30 September 2024 19:53 WIB, 2024
Benarkah pelantikan presiden diundur jadi Desember 2024? Ini faktanya
30 September 2024 9:01 WIB, 2024
Benarkah iuran kelas II BPJS dari 100 ribu jadi 400 ribu per Agustus 2024?
20 August 2024 9:12 WIB, 2024
Benarkah Perdana Menteri Israel sebut Indonesia negara miskin dan gila agama? Ini faktanya
07 August 2024 14:54 WIB, 2024
Terpopuler - Teknologi
Lihat Juga
Threads hadirkan fitur Dear Algo guna mempermudah pengaturan algoritma konten
12 February 2026 16:37 WIB
Mudik 2026 bakal lebih teratur melalui integrasi data Google dan Korlantas
12 February 2026 16:34 WIB