Wabup minta OPD evaluasi program kerja yang telah dilaksanakan
Jumat, 5 April 2019 6:00 WIB
Wakil Bupati Sukamara Ahmadi AH (tengah) saat Rakordal Triwulan I Tahun Anggaran 2019. (Foto Istimewa)
Sukamara (ANTARA) - Wakil Bupati Sukamara, Kalimantan Tengah Ahmadi AH meminta kepala organisasi perangkat daerah (OPD) mengevaluasi seluruh kegiatan maupun program kerja yang telah dilaksanakan selama ini.
"Awal tahun anggaran merupakan waktu yang tepat untuk mengevaluasi kinerja setiap OPD terhadap semua kegiatan dan program kerja yang mereka miliki," katanya di Sukamara, Kamis.
Dengan melihat capaian kegiatan maupun program kerja yang telah dilaksanakan sebelumnya, akan diketahui apa saja kendala ataupun hal lainnya yang memengaruhi kecepatan pencapaian target yang telah ditentukan.
Melalui evaluasi, OPD tentu bisa menentukan strategi dan kebijakan selanjutnya dalam mengendalikan percepatan realisasi kegiatan. Selain itu akan diketahui apa saja yang kurang relevan dalam upaya pencapaian target yang telah ditentukan.
"OPD jangan hanya fokus dalam pencapaian realisasi keuangan, namun juga terhadap hal lainnya seperti pencapaian target program dan capaian kinerja," tuturnya.
Hal lain yang tidak kalah penting dengan penyerapan anggaran adalah ketersediaan anggaran itu sendiri. Saat ini proporsi Pendapatan Asli Daerah (PAD) masih berkisar lima persen dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
Sementara itu pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) sudah ditargetkan kenaikan PAD rata-rata 10 persen setiap tahunnya.
"Bagi OPD yang memiliki tugas sebagai penghasil PAD, diminta lebih kreatif dan inovatif guna menggali serta memaksimalkan berbagai potensi yang ada di daerah," jelasnya.
"Awal tahun anggaran merupakan waktu yang tepat untuk mengevaluasi kinerja setiap OPD terhadap semua kegiatan dan program kerja yang mereka miliki," katanya di Sukamara, Kamis.
Dengan melihat capaian kegiatan maupun program kerja yang telah dilaksanakan sebelumnya, akan diketahui apa saja kendala ataupun hal lainnya yang memengaruhi kecepatan pencapaian target yang telah ditentukan.
Melalui evaluasi, OPD tentu bisa menentukan strategi dan kebijakan selanjutnya dalam mengendalikan percepatan realisasi kegiatan. Selain itu akan diketahui apa saja yang kurang relevan dalam upaya pencapaian target yang telah ditentukan.
"OPD jangan hanya fokus dalam pencapaian realisasi keuangan, namun juga terhadap hal lainnya seperti pencapaian target program dan capaian kinerja," tuturnya.
Hal lain yang tidak kalah penting dengan penyerapan anggaran adalah ketersediaan anggaran itu sendiri. Saat ini proporsi Pendapatan Asli Daerah (PAD) masih berkisar lima persen dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
Sementara itu pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) sudah ditargetkan kenaikan PAD rata-rata 10 persen setiap tahunnya.
"Bagi OPD yang memiliki tugas sebagai penghasil PAD, diminta lebih kreatif dan inovatif guna menggali serta memaksimalkan berbagai potensi yang ada di daerah," jelasnya.
Pewarta : Gusti Jainal
Editor : Admin 4
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Disnakertrans Kotim ingatkan perusahaan bayar THR paling lambat H-7 Lebaran
27 February 2026 15:57 WIB
Terpopuler - Sukamara
Lihat Juga
Bupati tekankan rakor Ops Ketupat Telabang 2026 ciptakan kenyamanan masyarakat Sukamara
06 March 2026 18:01 WIB
Safari Ramadan di Desa Ajang, Bupati Sukamara ajak masyarakat perkuat kebersamaan
06 March 2026 12:51 WIB
Hadirkan KH Muhammad Nur Efendi, Bupati Sukamara ajak ASN perkuat keimanan dan kebersamaan
26 February 2026 17:43 WIB
Kejari Sukamara laksanakan Program Jaksa Masuk Sekolah tingkatkan kesadaran hukum pelajar
25 February 2026 7:04 WIB