Kelebihan S Pen Samsung Galaxy Note 10 hingga mengonversi tulisan tangan ke tulisan ketik
Sabtu, 10 Agustus 2019 16:12 WIB
Pengunjung mencoba memakai smartphone baru saat acara peluncuran Samsung Galaxy Note 10 di Barclays Center di Brooklyn, New York, Amerika Serikat, Rabu (7/8/2019). (REUTERS/EDUARDO MUNOZ)
Jakarta (ANTARA) - Samsung memperbarui kemampuan S Pen, stylus khas lini Galaxy Note termasuk Galaxy Note 10 dan Galaxy Note 10+, dengan fitur Air gesture yang dapat melakukan sejumlah tugas jarak jauh sehingga berfungsi layaknya tongkat sihir.
"S Pen di Galaxy Note 10 memiliki banyak fitur," kata IT and Mobile Marketing Director Samsung Electronics Indonesia Elvira Jakub saat perkenalan lini Galaxy Note 10 di Jakarta, beberapa waktu lalu.
Stylus unibodi S Pen itu menjanjikan teknologi Bluetooth yang mengonsumsi lebih sedikit daya.
S Pen sering digunakan oleh penggunanya untuk menggambar atau membuat tulisan tangan. Dalam perangkat Galaxy Note 10 dan Galaxy Note 10+, S Pen memiliki kemampuan untuk mengonversi tulisan tangan ke tulisan ketik di aplikasi Notes.
Fitur Air gesture dalam S Pen melakukan sejumlah tugas dengan gerakan tangan. Mirip penyihir menggerakkan tongkat sihir di film, Galaxy Note akan berfungsi sesuai dengan gerakan S Pen.
Baca juga: Model terbaru Samsung Galaxy Note 10 dan Note 10 +
Fitur itu bisa digunakan untuk mengaktifkan kamera Galaxy Note 10. Dengan menggerakkan S Pen ke kanan atau ke kiri, kamera secara otomatis akan berganti mode pemotretan.
Jika pengguna menggerakkan S Pen ke atas, kamera belakang Galaxy Note 10 akan berganti ke kamera depan. Sebaliknya, pengguna menggerakan S Pen ke bawah maka akan fungsi mengembalikan kamera belakang.
Samsung memasang konfigurasi tiga kamera belakang yang sama untuk Galaxy Note 10 dan Galaxy Note 10+, berupa lensa ultra-wide 123 derajat 16MP, wide-angle 77 derajat 12MP, dan lensa telephoto 12MP.
Untuk swafoto, Samsung membekali Galaxy Note 10 dengan kamera depan 10MP.
"S Pen di Galaxy Note 10 memiliki banyak fitur," kata IT and Mobile Marketing Director Samsung Electronics Indonesia Elvira Jakub saat perkenalan lini Galaxy Note 10 di Jakarta, beberapa waktu lalu.
Stylus unibodi S Pen itu menjanjikan teknologi Bluetooth yang mengonsumsi lebih sedikit daya.
S Pen sering digunakan oleh penggunanya untuk menggambar atau membuat tulisan tangan. Dalam perangkat Galaxy Note 10 dan Galaxy Note 10+, S Pen memiliki kemampuan untuk mengonversi tulisan tangan ke tulisan ketik di aplikasi Notes.
Fitur Air gesture dalam S Pen melakukan sejumlah tugas dengan gerakan tangan. Mirip penyihir menggerakkan tongkat sihir di film, Galaxy Note akan berfungsi sesuai dengan gerakan S Pen.
Baca juga: Model terbaru Samsung Galaxy Note 10 dan Note 10 +
Fitur itu bisa digunakan untuk mengaktifkan kamera Galaxy Note 10. Dengan menggerakkan S Pen ke kanan atau ke kiri, kamera secara otomatis akan berganti mode pemotretan.
Jika pengguna menggerakkan S Pen ke atas, kamera belakang Galaxy Note 10 akan berganti ke kamera depan. Sebaliknya, pengguna menggerakan S Pen ke bawah maka akan fungsi mengembalikan kamera belakang.
Samsung memasang konfigurasi tiga kamera belakang yang sama untuk Galaxy Note 10 dan Galaxy Note 10+, berupa lensa ultra-wide 123 derajat 16MP, wide-angle 77 derajat 12MP, dan lensa telephoto 12MP.
Untuk swafoto, Samsung membekali Galaxy Note 10 dengan kamera depan 10MP.
Pewarta : Natisha Andarningtyas
Editor : Ronny
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Infinix Note 60 Pro dijadwalkan meluncur di pasar India mulai April mendatang
05 April 2026 10:49 WIB
Redmi Note 14 Pro series versi global akan dibekali kamera utama 200 MP
30 September 2024 16:45 WIB, 2024
Terpopuler - Teknologi
Lihat Juga
Kemkomdigi umumkan tiga operator seluler ikuti lelang frekuensi 700 MHz dan 26 GHz
06 May 2026 18:13 WIB