Partai Demokrat dan Golkar sepakat koalisi pada Pilkada 2020
Jumat, 14 Februari 2020 20:15 WIB
Pengurus Partai Golkar dan Demokrat Karawang sepakat mengusung petahana. (ANTARA/Ali Khumaini)
Karawang (ANTARA) - Partai Demokrat dan Partai Golkar Kabupaten Karawang, Jawa Barat, sepakat berkoalisi pada Pemilihan Umum Kepala Daerah (pilkada) 2020.
"Kita sudah membangun komunikasi politik dengan sejumlah partai, termasuk Partai Demokrat," kata Ketua DPD II Partai Golkar Karawang Sukur Mulyono, di Karawang, Jumat.
Puncak komunikasi politik yang telah dibangun, bisa disepakati kalau Partai Demokrat dan Golkar akan bersama-sama atau berkoalisi pada pilkada nanti.
Ia mengatakan, ada proses atau tahapan yang telah dilakukan Partai Golkar untuk menentukan koalisi. Jadi sebelumnya dilakukan kajian dari internal. Apalagi Partai Demokrat
Menurut Mulyono, setelah disepakati akan berkoalisi, masing-masing pengurus partai tingkat kabupaten akan melaporkan kesepakatan itu ke jajaran pengurus partai yang lebih tinggi. Selanjutnya akan dibentuk tim dan sekretariat bersama.
Sementara itu, Sekjen DPC Partai Demokrat Karawang Pendi Anwar juga menyampaikan kalau komunikasi yang telah dibangun antara Partai Demokrat dengan Golkar sudah cukup lama.
Puncaknya pada Kamis (13/2) malam, kedua partai ini sepakat berkoalisi. Selain Golkar dan Demokrat, Partai NasDem juga kemungkinan besar akan bergabung dalam koalisi itu.
"Tapi tidak menutup kemungkinan akan ada lagi partai lain yang bergabung. Kami masih membuka diri untuk berkomunikasi politik dengan parpol lain," kata dia.
Pada Kamis (13/2) malam itu, Ketua DPC Partai Demokrat Cellica Nurrachadiana juga menyatakan mendaftar ke Golkar untuk maju pada Pilkada Karawang nanti.
"Demokrat sendiri akan mengusung petahana (Cellica Nurrachadiana) pada Pilkada nanti," kata Pendi.
"Kita sudah membangun komunikasi politik dengan sejumlah partai, termasuk Partai Demokrat," kata Ketua DPD II Partai Golkar Karawang Sukur Mulyono, di Karawang, Jumat.
Puncak komunikasi politik yang telah dibangun, bisa disepakati kalau Partai Demokrat dan Golkar akan bersama-sama atau berkoalisi pada pilkada nanti.
Ia mengatakan, ada proses atau tahapan yang telah dilakukan Partai Golkar untuk menentukan koalisi. Jadi sebelumnya dilakukan kajian dari internal. Apalagi Partai Demokrat
Menurut Mulyono, setelah disepakati akan berkoalisi, masing-masing pengurus partai tingkat kabupaten akan melaporkan kesepakatan itu ke jajaran pengurus partai yang lebih tinggi. Selanjutnya akan dibentuk tim dan sekretariat bersama.
Sementara itu, Sekjen DPC Partai Demokrat Karawang Pendi Anwar juga menyampaikan kalau komunikasi yang telah dibangun antara Partai Demokrat dengan Golkar sudah cukup lama.
Puncaknya pada Kamis (13/2) malam, kedua partai ini sepakat berkoalisi. Selain Golkar dan Demokrat, Partai NasDem juga kemungkinan besar akan bergabung dalam koalisi itu.
"Tapi tidak menutup kemungkinan akan ada lagi partai lain yang bergabung. Kami masih membuka diri untuk berkomunikasi politik dengan parpol lain," kata dia.
Pada Kamis (13/2) malam itu, Ketua DPC Partai Demokrat Cellica Nurrachadiana juga menyatakan mendaftar ke Golkar untuk maju pada Pilkada Karawang nanti.
"Demokrat sendiri akan mengusung petahana (Cellica Nurrachadiana) pada Pilkada nanti," kata Pendi.
Pewarta : M.Ali Khumaini
Editor : Ronny
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Legislator Barut minta pemerintah perkuat jaga stabilitas harga pangan akhir tahun
28 November 2025 7:06 WIB
Komisi I DPRD Barut apresiasi Siptaka tumbuhkan budaya literasi sejak dini
09 November 2025 6:22 WIB
Terpopuler - Lintas Daerah
Lihat Juga
Kasus kekerasan seksual santriwati di Pati berlanjut, polisi layangkan panggilan kedua
06 May 2026 21:55 WIB
Siswa bobol sistem keamanan NASA asal Pinrang pilih lanjut pendidikan di Unhas
06 May 2026 15:08 WIB