Kemunculan Kim Jong Un ditengah wabah corona
Minggu, 16 Februari 2020 12:41 WIB
Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un meninjau uji sistem peluncuran roket ganda super besar dalam gambar tanpa tanggal yang dirilis Kantor Berita Pusat Korea Utara (KCNA) pada Kamis (28/11/2019). KCNA via REUTERS/ama/djo
Seoul (ANTARA) - Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un muncul di publik pertama kali, setelah 22 hari tidak terlihat, di tengah ancaman virus corona yang mewabah dari China hingga ke sejumlah negara, lapor media pemerintah Korut, Sabtu (15/2).
Jong Un mengunjungi makam nasional dan memperingati hari lahir sang ayah, mantan pemimpin Korea Utara, Kim Jong Il.
Dia memberikan penghormatan terhadap patung Jong Il di Istana Matahari Kumsusan di ibu kota negara, Pyongyang. Kemunculan itu merupakan yang pertama sejak Jong Un menghadiri perayaan Tahun Baru Imlek pada 25 Januari lalu, tulis Kantor Berita Pusat Korea (KCNA).
Dalam kunjungan itu, Jong Un didampingi para pejabat tinggi partai, termasuk Kepala Presidium Majelis Tinggi Rakyat Choe Ryong Hae dan Wakil Ketua Komisi Urusan Dalam Negeri Pak Pong Ju.
Hari lahir Jong-il, yang jatuh pada 16 Februari, atau Minggu ini, adalah hari libur nasional sebagai peringatan Hari Sang Bintang Benderang.
Sejauh ini, Korea Utara belum mengonfirmasi ada kasus infeksi virus corona, namun KCNA menyebut bahwa pemerintah memperpanjang periode karantina bagi orang orang-orang yang menunjukkan gejala infeksi menjadi 30 hari.
Seluruh institusi pemerintahan dan orang asing yang tinggal di negara itu diminta mematuhi kebijakan tersebut tanpa kecuali.
Sumber: Reuters
Jong Un mengunjungi makam nasional dan memperingati hari lahir sang ayah, mantan pemimpin Korea Utara, Kim Jong Il.
Dia memberikan penghormatan terhadap patung Jong Il di Istana Matahari Kumsusan di ibu kota negara, Pyongyang. Kemunculan itu merupakan yang pertama sejak Jong Un menghadiri perayaan Tahun Baru Imlek pada 25 Januari lalu, tulis Kantor Berita Pusat Korea (KCNA).
Dalam kunjungan itu, Jong Un didampingi para pejabat tinggi partai, termasuk Kepala Presidium Majelis Tinggi Rakyat Choe Ryong Hae dan Wakil Ketua Komisi Urusan Dalam Negeri Pak Pong Ju.
Hari lahir Jong-il, yang jatuh pada 16 Februari, atau Minggu ini, adalah hari libur nasional sebagai peringatan Hari Sang Bintang Benderang.
Sejauh ini, Korea Utara belum mengonfirmasi ada kasus infeksi virus corona, namun KCNA menyebut bahwa pemerintah memperpanjang periode karantina bagi orang orang-orang yang menunjukkan gejala infeksi menjadi 30 hari.
Seluruh institusi pemerintahan dan orang asing yang tinggal di negara itu diminta mematuhi kebijakan tersebut tanpa kecuali.
Sumber: Reuters
Pewarta : Suwanti
Editor : Admin Kalteng
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
'Perubahan Radikal', Kim Jong-un desak militer Korut siaga perang secara total
19 May 2025 16:57 WIB
Pemimpin Korut Kim Jong Un produksi massal 'drone' untuk serangan bunuh diri
15 November 2024 15:06 WIB, 2024
Terpopuler - Internasional
Lihat Juga
Donald Trump sebut dirinya dan Putin sepakat hentikan perang di Ukraina
13 February 2025 8:17 WIB, 2025