Barang-barang yang perlu dibawa saat naik ojek 'online'
Minggu, 14 Juni 2020 16:38 WIB
Sekat pelindung untuk mitra driver Gojek pada layanan roda dua GoRide. Penggunaan sekat pelindung diuji coba pada layanan GoRide yang kembali beroperasi di DKI Jakarta pada masa PSBB Transisi. (ANTARA/HO)
Jakarta (ANTARA) - Bagi Anda yang harus keluar rumah di era pandemi COVID-19 dengan memanfaatkan jasa ojek online , sebaiknya persiapkanlah sejumlah barang termasuk masker yang menutupi mulut dan hidung.
Dokter spesialis penyakit dalam sekaligus Chairman Junior Doctors Network Indonesia, Andi Khomeini mengatakan, selain masker lebih dari satu, kacamata, helm dengan penutup juga perlu Anda bawa.
"Gunakan masker, goggles atau kacamata, helm yang ada penutup, mesti membawa helm sendiri. Kalau ada droplet terkunci untuk penumpang sendiri, potensi penularan (COVID-19) sudah ditekan sendiri," kata dia dalam talkshow Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 "Aman dan Nyaman Naik Ojek Online", di Jakarta, Sabtu.
Jangan lupakan hand sanitizer. Ketika Anda harus membayar tunai, Anda bisa segera membersihkan tangan menggunakan hand sanitizer sebelum mencuci tangan dengan air mengalir dan sabun.
Baca juga: Bisakah virus corona bertahan di paket belanja online?
Baca juga: Paket dan pakaian bisa sebarkan corona?
Saat ini, sebagian pengemudi ojol juga memasang partisi yang dipasang di punggung pengemudi, sebagai langkah jaga jarak dengan penumpang.
"Lalu ada partisi, tekan penularan, protokol kebersihan yang digunakan driver dan penumpang," tutur Andi.
Andi menyarankan Anda membatasi waktu di luar rumah. Jika harus keluar rumah, sebaiknya terapkan personal hygiene, termasuk mengenakan masker dan membawanya lebih dari satu, menerapkan budaya cuci tangan.
Kemudian, mengatur jarak fisik, melakukan gaya hidup sehat antara lain mengurangi junk food, mengonsumsi makanan bergizi, tidak merokok.
Dalam kesempatan itu, dokter spesialis jantung, Vito A. Damay menambahkan penting juga untuk tidak bertukar alat makan dengan orang lain.
"Tidak bertukar alat makan, bawa sendiri. Belajar kesehatan itu mahal," ujar dia.
Dokter spesialis penyakit dalam sekaligus Chairman Junior Doctors Network Indonesia, Andi Khomeini mengatakan, selain masker lebih dari satu, kacamata, helm dengan penutup juga perlu Anda bawa.
"Gunakan masker, goggles atau kacamata, helm yang ada penutup, mesti membawa helm sendiri. Kalau ada droplet terkunci untuk penumpang sendiri, potensi penularan (COVID-19) sudah ditekan sendiri," kata dia dalam talkshow Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 "Aman dan Nyaman Naik Ojek Online", di Jakarta, Sabtu.
Jangan lupakan hand sanitizer. Ketika Anda harus membayar tunai, Anda bisa segera membersihkan tangan menggunakan hand sanitizer sebelum mencuci tangan dengan air mengalir dan sabun.
Baca juga: Bisakah virus corona bertahan di paket belanja online?
Baca juga: Paket dan pakaian bisa sebarkan corona?
Saat ini, sebagian pengemudi ojol juga memasang partisi yang dipasang di punggung pengemudi, sebagai langkah jaga jarak dengan penumpang.
"Lalu ada partisi, tekan penularan, protokol kebersihan yang digunakan driver dan penumpang," tutur Andi.
Andi menyarankan Anda membatasi waktu di luar rumah. Jika harus keluar rumah, sebaiknya terapkan personal hygiene, termasuk mengenakan masker dan membawanya lebih dari satu, menerapkan budaya cuci tangan.
Kemudian, mengatur jarak fisik, melakukan gaya hidup sehat antara lain mengurangi junk food, mengonsumsi makanan bergizi, tidak merokok.
Dalam kesempatan itu, dokter spesialis jantung, Vito A. Damay menambahkan penting juga untuk tidak bertukar alat makan dengan orang lain.
"Tidak bertukar alat makan, bawa sendiri. Belajar kesehatan itu mahal," ujar dia.
Pewarta : Lia Wanadriani Santosa
Editor : Admin Kalteng
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
About Something Coffee 'ngabuburide' bersama ojek online di Palangka Raya
16 March 2025 6:57 WIB, 2025
Puluhan ribu ojol meriahkan pesta rakyat pelantikan Presiden Prabowo
20 October 2024 19:18 WIB, 2024
Terpopuler - Hiburan
Lihat Juga
MAXI Tour Boemi Nusantara jajal jalur liku 9 dan menikmati panorama Samudra Hindia
10 May 2026 5:18 WIB